PERJALANAN karier Nicolo Bulega di dunia balap motor internasional memasuki babak yang sangat emosional. Pembalap asal Italia ini dipastikan akan melakukan debut penuh di kelas utama MotoGP pada musim 2027 mendatang bersama tim besutan legenda hidup, Valentino Rossi, yakni VR46 Ducati.
Bagi Bulega dan tim VR46, momentum ini terasa begitu istimewa karena menjadi simbol sebuah lingkaran perjalanan yang utuh. Mengingat kembali masa lalu, Bulega pertama kali mengawali debut Grand Prix-nya bersama struktur VR46 di kelas Moto3 pada tahun 2016 silam.
Namun, awal karier Grand Prix Bulega tidak berjalan mulus seperti yang dibayangkan banyak pihak. Selama masa-masa awalnya di Moto3 dan berlanjut ke kelas Moto2, ia harus menghadapi berbagai rintangan berat tanpa berhasil meraih hasil podium yang konsisten.
Tekanan besar serta ekspektasi publik yang terlalu tinggi sempat membuat situasinya semakin sulit. Hingga pada akhirnya, jalur karier mereka harus berpisah ketika Bulega memutuskan untuk meninggalkan akademi pelatihan milik Valentino Rossi tersebut.
Titik balik karier Bulega terjadi ketika ia memutuskan untuk beralih haluan ke ajang balap superbike. Keputusan tersebut terbukti sangat tepat karena ia langsung mendominasi kejuaraan dunia World Supersport pada tahun 2023.
Kesuksesan itu berlanjut di kategori utama WorldSBK, di mana ia tampil konsisten sebagai penantang gelar juara dunia. Dominasinya yang luar biasa musim ini bahkan memberikannya keunggulan poin yang sangat masif di puncak klasemen sementara.
Valentino Rossi sendiri tidak dapat menyembunyikan rasa bangga melihat pencapaian luar biasa mantan anak didiknya tersebut. Menurut Rossi, Bulega kini telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya setelah melalui proses perjuangan yang panjang.
“Kami sangat senang dan sangat bangga. Ini adalah kisah yang bagus, karena Nicolo memulai kariernya bersama kami, di Akademi, sejak awal,” terang Rossi, dikutip dari Crash, Kamis (17/9/2026).
“Kami banyak membantunya. Semua orang mengharapkan banyak hal dari Nicolo sejak awal. Namun, sayangnya, mungkin dia belum siap, dan mungkin sedikit kurang beruntung. Setelah itu, kami berpisah,” tambahnya.
“Tetapi dia melakukan pekerjaan yang fantastis di Superbike, dia menemukan jati dirinya, dia menjadi juara dunia (di World Supersport). Tahun ini, dia mendominasi. Dia mengenal ban dan dia mengenal motor baru, karena dia adalah penguji. Jadi, saya pikir ini bisa menyenangkan,” lanjut The Doctor.
“Kami sangat senang dan bangga. Ini adalah sebuah kisah yang bagus karena Nicolo memulai kariernya bersama kami di akademi,” imbuhnya.
Selain performa gemilangnya di lintasan superbike, Bulega juga memiliki keunggulan teknis yang sangat berharga bagi tim VR46. Sepanjang tahun 2026 ini, ia telah aktif terlibat sebagai pembalap penguji untuk motor baru Ducati berkapasitas 850cc yang dipersiapkan untuk regulasi baru MotoGP 2027.
Pengalaman mendalam tersebut membuat Rossi optimistis kehadiran Bulega di garasi timnya akan memberikan warna tersendiri. Terlebih lagi, ia akan berpasangan dengan rider muda berbakat asal Spanyol, Fermin Aldeguer, yang direkrut dari Gresini Racing.
Dengan bekal pengalaman, penguasaan teknis motor baru, serta mental juara yang telah teruji, kepindahan Bulega ke MotoGP diprediksi akan menjadi salah satu cerita paling menarik musim depan. Rossi bahkan menilai petualangan baru ini akan menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi kedua belah pihak.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.