MISANO ADRIATICO – Nasib sial kembali dialami Francesco Bagnaia pada MotoGP San Marino 2026. Usai lomba, perkataannya saat ngobrol dengan Fabio Di Giannantonio tiba-tiba viral.
Seri ke-15 MotoGP 2026 itu berakhir pahit buat Bagnaia. Balapan kandang terakhirnya bersama Ducati Lenovo tidak berujung indah. Ia malah mencium gravel!
Bagnaia sudah melanjutkan tren buruknya dengan gagal finis dalam tiga balapan beruntun! Bahkan, ia tidak pernah melewati garis akhir dalam empat dari lima seri terkini.
Usai balapan, Bagnaia lagi-lagi jadi sorotan. Percakapannya dengan Di Giannantonio memunculkan spekulasi ada yang berusaha menyabotase balapannya.
“Kenapa kamu pakai benda kecil itu di bagian belakang motor?” tanya Di Giannantonio kepada Bagnaia, dikutip dari Crash, Rabu (16/9/2026).
“Itu bukan masalah yang paling utama. Saya memakai apa yang mereka minta. Saya sudah mencoba segalanya,” jawab pria berkebangsaan Italia tersebut.
“Ban soft atau medium tidak membuat perbedaan untuk bagian depan, mereka sama saja. Bahkan, ban soft bekas di pagi atau baru untuk kualifikasi, sama saja,” lanjut Bagnaia.
“Saya paham, tetapi menurut saya, kalau kamu menggunakan setelan normal seperti saya, saya akan kasih tahu kamu, (setelan) saya sangat biasa,” ucap Di Giannantonio.
“Mereka tidak mengizinkan saya (mengubah-ubah motor),” tutup Bagnaia.
Entah apa maksud Bagnaia mengatakan hal semacam itu. Yang pasti, ia dan Ducati memang akan berpisah di akhir musim ini. Ada kemungkinan pula tim tidak lagi memberikan dukungan seperti dulu.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.