PENGAMAT MotoGP, Carlo Pernat, melihat api dalam diri Marc Marquez sedikit meredup di musim ini. Ia bukan lagi sosok yang sama, setidaknya dibandingkan pada MotoGP 2025.
Musim lalu, Marquez sukses jadi juara dunia. Tidak sekadar kampiun, rider Ducati Lenovo itu cukup mendominasi dengan 11 kemenangan dan 15 kali podium dalam 18 dari 22 balapan yang diikuti.
Tapi, di MotoGP 2026, Marquez seperti kepayahan. Ia hanya mengoleksi tiga kemenangan dan tiga podium dalam 10 balapan dari 12 seri yang telah digelar musim ini.
Pernat curiga api semangat dalam diri Marquez sudah padam. Ia tidak lagi sosok yang sama seperti saat juara dunia MotoGP 2025, tak perlu jauh-jauh membandingkan ke belakang.
“Motor Ducati yang benar-benar optimal adalah versi 2024. Lalu, di 2025, pembaruannya tidak seefektif yang dikira, dan Marquez mengendarai motor itu melebihi potensinya,” kata Pernat, dinukil dari Motosan, Kamis (20/8/2026).
“Dia memberikan setidaknya 30% performa (tambahan). Dia sangat termotivasi, setelah semua perjuangannya selama ini, hingga menutupi apa yang sebetulnya tidak bekerja dengan baik,” sambung pria asal Italia tersebut.