KISAH Tony Gunawan menarik untuk diulas. Sebab, legenda bulu tangkis ini juara dunia dengan dua negara berbeda termasuk Indonesia!
Nama Tony Gunawan cukup akrab di telinga penggemar bulu tangkis, utamanya yang tumbuh besar di akhir dekade 1990 dan awal 2000-an. Prestasinya cukup mentereng.

Tentu yang paling dikenang adalah medali emas Olimpiade Sydney 2000. Ketika itu, Tony juara di sektor ganda putra bersama Candra Wijaya dengan mengalahkan Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung 15-10, 9-15, dan 15-7.
Setahun kemudian, Tony berhasil menjadi juara dunia bulu tangkis di Sevilla, Spanyol. Berpasangan dengan Halim Haryanto, mereka menaklukkan Ha Tae-kwon/Kim Dong-moon di partai final.
Pada 2002, sebuah keputusan besar diambil Tony. Ia memilih melanjutkan sekolah di Amerika Serikat (AS). Ternyata, ini menjadi sebuah langkah baru dalam kariernya.
Kepada mantan pebulu tangkis Denmark, Hans-Kristian Vittinghus, pria kelahiran Surabaya itu menuturkan alasannya pindah dan menetap di Negeri Paman Sam. Awalnya, ia ingin menempuh pendidikan ilmu komputer.