Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Dihukum Seumur Hidup Akibat Match Fixing, Nomor 1 Hendra

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 04 Agustus 2026 |11:54 WIB
3 Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Dihukum Seumur Hidup Akibat Match Fixing, Nomor 1 Hendra
3 Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Dihukum Seumur Hidup Akibat Match Fixing. (Foto: Freepik)
A
A
A

ADA 3 pebulu tangkis Indonesia yang tercatat pernah dihukum seumur hidup oleh BWF karena masalah match fixing atau pengaturan skor. Kabar buruknya, Indonesia kembali diguncang oleh isu dugaan pengaturan skor tersebut yang menyeret nama sejumlah atlet nasional.

Dugaan itu menyusul kabar dua pasangan ganda campuran Indonesia, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dipastikan mundur dari ajang BWF World Championships 2026.

Menurut Sekjen PP PBSI, Ricky Soebagdja, penarikan diri kedua pasangan tersebut merupakan bagian dari langkah penyesuaian organisasi. PBSI juga menanggapi isu dugaan keterlibatan pemain dalam pelanggaran integritas, di mana saat ini Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) tengah menjalankan proses peradilan independen (judicial proceedings).

"Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam proses tersebut, PBSI tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai substansi perkara maupun mengaitkan proses yang sedang berlangsung dengan atlet tertentu," ujar Ricky dalam pernyataan resminya, dikutip Selasa (4/8/2026).

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta. (Foto: Bagas Abdiel/Okezone)
Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta. (Foto: Bagas Abdiel/Okezone)

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk media dan masyarakat, untuk menghormati proses yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi hingga terdapat keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF," tambahnya.

PBSI memilih menghormati proses yang berjalan dan meminta publik menghindari spekulasi hingga ada keputusan resmi dari Independent Hearing Panel BWF. Isu integritas ini tentu mengingatkan publik pada kasus serupa di masa lalu.

Pada Januari 2020, BWF pernah menjatuhkan sanksi tegas larangan bermain seumur hidup kepada tiga pebulu tangkis profesional Indonesia yang terbukti terlibat match fixing.

 

Berikut Daftar Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Dihukum Seumur Hidup oleh BWF:

1. Hendra Tandjaya

Hendra merupakan nama pertama yang dinilai paling bertanggung jawab dalam kasus skandal pengaturan skor pada masa lalu. Berdasarkan investigasi BWF, ia terbukti terlibat dalam pengaturan hasil sepuluh pertandingan berbeda serta kedapatan melakukan taruhan dalam laga bulu tangkis, yang berujung pada sanksi larangan bermain seumur hidup.

2. Androw Yunano

Pebulu tangkis non-pelatnas berikutnya yang dijatuhi hukuman berat seumur hidup adalah Androw Yunano. Ia terbukti sengaja memanipulasi hasil dari empat pertandingan resmi dan mendapatkan keuntungan pribadi dari tindakan curang tersebut, ditambah sikapnya yang dinilai tidak kooperatif selama proses penyelidikan oleh BWF.

3. Ivandi Danang

Sosok terakhir yang menerima sanksi terberat dari BWF adalah Ivandi Danang karena terbukti memanipulasi hasil dua pertandingan. Ironisnya, dalam praktiknya, ia bahkan kedapatan ikut membiayai pertandingan yang diatur tersebut hingga akhirnya karier profesionalnya harus diakhiri secara permanen.

(Rivan Nasri Rachman)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement