JAKARTA - Presiden Asian Taekwondo Union (ATU) Kim Sang-jin memuji Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) dalam mempersiapkan ajang Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang resmi dibuka di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Sebanyak 36 negara ambil bagian dalam kompetisi level G2 World Taekwondo yang masuk dalam perhitungan poin Olimpiade 2028 Los Angeles. Kejuaraan itu berlangsung sampai 5 Agustus 2026.
Kim Sang-jin mengatakan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menyiapkan kejuaraan ini dengan cukup matang. Jadi, pihaknya tidak salah memberikan kepercayaan untuk Indonesia untuk menggelar turnamen inim
“Indonesia telah menunjukkan penyelenggaraan luar biasa. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan keramahtamahan yang hangat untuk mewujudkan penyelenggaraan turnamen Indonesia Open berlangsung luar biasa dan sukses," mata Kim Sang-jin saat membuka turnamen.
"Di bawah kepemimpinan Ketua PBTI Jenderal Richard Tampubolon, kejuaraan ini telah memberikan kesempatan yang sangat baik untuk komunitas taekwondo dunia melangkah lebih maju,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan 8th Asian Taekwondo Indonesia Championships 2026 terlaksana atas dukungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Dia mengatakan Indonesia Open menjadi tonggak penting dalam pengembangan taekwondo Indonesia.
Kehadiran 36 negara dari benua Asia, Eropa, dan Australia menjadi bukti nyata Indonesia siap menjadi tuan rumah olahraga berkualitas. Sekaligus dapat mendorong sport tourism Indonesia.
“Kejuaraan ini merupakan hasil dari proses bidding yang kompetitif bersama Malaysia, dan India. Berdasarkan hasil keputusan Asian Taekwondo Union, Indonesia diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah dan hari ini kita membuktikan bahwa kepercayaan tersebut kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” kata Richard.
Hingga Minggu (2/8/2026) siang, Indonesia telah mengumpulkan 6 emas, 3 perak, 3 perunggu. Salah satu penyumbang medali emas untuk Merah Putih Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy di nomor recognized under 30 gembira dengan raihan tersebut.
“Ini pengalaman penting bagi saya karena Indonesia Open dan sangat kompetitif. Terima kasih kepada PBTI yang sudah membawa turnamen level G2 ke Indonesia, ini sangat bagus sekali karena merupakan perolehan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028, dan sebagai atlet tentu saya berharap bisa tampil di sana,” kata Hafizh yang merupakan atlet pelatnas PBTI.
PBTI menurunkan 31 atlet Pelatnas yang terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae. Kejuaraan ini mempertandingkan nomor poomsae pada 1–2 Agustus, sedangkan kyorugi berlangsung pada 3–5 Agustus 2026.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.