INDONESIA menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama woodball dunia. Kepastian tersebut setelah Skuad Merah-Putih menjadi juara umum 10th World Cup Woodball Championship 2026 dalam kategori umum (senior).
Ajang tersebut berlangsung di Perlis, Malaysia, pada 24-30 Juli 2026. Prestasi itu diraih dengan mengoleksi 4 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Tak hanya berjaya di level senior, Tim Indonesia berprestasi dalam kategori junior. Dari total tujuh nomor, Indonesia meraih satu emas meskipun hanya diperkuat dua atlet.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, memberikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia. Hasil tersebut memang sangat membanggakan.
"Hasil ini menjadi bukti Indonesia merupakan salah satu kekuatan utama woodball dunia. Menjadi juara umum di World Cup tentu bukan hal yang mudah karena kami menghadapi negara-negara terbaik," kata Aang, dikutip Kamis (30/7/2026).
"Yang lebih membanggakan, atlet-atlet muda kami juga mampu mempersembahkan medali emas meski hanya berangkat dengan dua atlet. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang kita miliki,” tambahnya.

Aang menilai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai kejuaraan internasional. Keberhasilan itu juga memperkuat regenerasi atlet.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah, serta seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan dukungan. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia,” tandasnya.
Selanjutnya, Indonesia akan menjadi sorotan tuan rumah 8th Aice Indonesia Open 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Bali. Ajang tersebut akan berlangsung, pada 18–23 Agustus 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.