Salah satu upaya dengan memperbanyak kejuaraan skala internasional “FIDE Rated” atau mengirim pecatur muda ke event luar negeri yang bisa meningkatkan elo rating pecatur Indonesia. Hal itu merupakan target jangka panjang.
"Target jangka panjang kita mencetak Grandmaster lebih banyak untuk mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di ajang single maupun multi event internasional. Catur Online juga akan dapat perhatian," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengatakan, catur telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Terakhir pada SEA Games Thailand 2025 dengan menyumbangkan 1 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu.
Selain itu, meraih 4 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu pada 9th Eastern Asia Youth Chess Championship 2025 di Zhuhai, China. Baginya, prestasi ini menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, dan jajaran pengurus PB Percasi, Pengprov Percasi, hingga pengurus Kabupaten/Kotamadya.
"Dan, KONI Pusat berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan prestasi PB Percasi agar mampu melahirkan atlet-atlet berkelas dunia dan meraih prestasi lebih tinggi pada berbagai kejuaraan internasional," kata Marciano.
"Pembinaan dapat dilakukan mulai dari klub-klub, kabupaten-kota hingga provinsi dengan melibatkan Sport Science sehingga menghasilkan prestasi berkelanjutan," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.