Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepengurusan PB Percasi 2026-2030 Resmi Dilantik, Siap Lahirkan GM Baru

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2026 |07:47 WIB
Kepengurusan PB Percasi 2026-2030 Resmi Dilantik, Siap Lahirkan GM Baru
Kepengurusan PB Percasi 2026-2030 bersiap melahirkan GM baru (Foto: Instagram/@konipusat)
A
A
A

JAKARTA – KONI Pusat resmi melantik kepengurusan baru PB Percasi 2026-2030 di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin 27 Juli. Mereka siap membawa catur masuk ke sekolah dan melahirkan grandmaster baru.

Ketua Umum Agustiar Sabran mengatakan komitmen kepengurusannya dalam memajukan olahraga catur di Indonesia. Dia pun membeberkan sejumlah program kerja prioritas yang akan dijalankan.

Tim Catur Indonesia di SEA Games 2025. (Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad)

“Olahraga catur itu mengutamakan persatuan di mana setiap gerakan harus selaras dalam mencapai tujuan,” kata Agustiar, dikutip Selasa (28/7/2026).

“Makanya, pada tahap awal, kami akan melakukan konsolidasi dan menyamakan persepsi. Kemudian, kita akan menyusun program jangka pendek, menengah dan panjang," imbuhnya.

1. Catur Masuk Sekolah

Agustiar menuturkan, dalam program jangka pendek akan merealisasikan komitmen awal terkait pengembangan program 'Catur Masuk Sekolah'. Semangat itu sebenarnya sudah dibawa saat PB Percasi di bawah kepemimpinan GM Utut Adianto ditandai bekerjasama dengan BPK Penabur.

"Selama ini PB Percasi telah menggandeng BPK Penabur yang menjadikan catur sebagai olahraga ekstrakurikuler,” kata pria yang juga Gubernur Kalimantan Tengah itu.

“Tidak hanya itu, BPK Penabur juga telah menggelar kompetisi antar pelajar SD, SMP, dan SMA tingkat nasional dan internasional. Makanya, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, yang menjadi pemangku kepentingan di sekolah," ungkap Agustiar.

Lebih lanjut, Agustiar mengakui saat ini cukup minim jumlah pecatur bergelar GM di Indonesia. Oleh karena itu, ia berkomitmen melakukan langkah nyata dalam mencetak generasi pecatur unggulan nasional. 

 

Salah satu upaya dengan memperbanyak kejuaraan skala internasional “FIDE Rated” atau mengirim pecatur muda ke event luar negeri yang bisa meningkatkan elo rating pecatur Indonesia. Hal itu merupakan target jangka panjang.

"Target jangka panjang kita mencetak Grandmaster lebih banyak untuk mengibarkan Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di ajang single maupun multi event internasional. Catur Online juga akan dapat perhatian," tandasnya.

2. Prestasi Membanggakan

Tim Catur Indonesia di SEA Games 2025. (Foto: NOC Indonesia/Naif Muhammad)

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengatakan, catur telah menorehkan sejumlah prestasi membanggakan. Terakhir pada SEA Games Thailand 2025 dengan menyumbangkan 1 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Selain itu, meraih 4 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu pada 9th Eastern Asia Youth Chess Championship 2025 di Zhuhai, China. Baginya, prestasi ini menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, dan jajaran pengurus PB Percasi, Pengprov Percasi, hingga pengurus Kabupaten/Kotamadya. 

"Dan, KONI Pusat berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan prestasi PB Percasi agar mampu melahirkan atlet-atlet berkelas dunia dan meraih prestasi lebih tinggi pada berbagai kejuaraan internasional," kata Marciano.

"Pembinaan dapat dilakukan mulai dari klub-klub, kabupaten-kota hingga provinsi dengan melibatkan Sport Science sehingga menghasilkan prestasi berkelanjutan," tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement