MARC Marquez mengaku tidak masalah membayar pajak dengan tarif yang cukup mencekik di Spanyol. Walau begitu, pembalap tim Ducati Lenovo tersebut tak mau menghakimi mereka yang memilih sebaliknya.
Seperti diketahui, sejumlah pembalap MotoGP memilih tinggal di Andorra yang terletak di antara Spanyol dan Prancis. Negara kecil itu memberlakukan tarif pajak yang ringan.

Sementara, Spanyol memiliki aturan yang berbeda. Untuk mereka yang berpendapatan lebih dari 300 ribu Euro (setara Rp6,1 miliar), akan dipungut pajak sebesar 47 persen.
Tapi, Marquez mengaku tidak masalah harus bayar pajak yang cukup mencekik tersebut. Sebab, pada akhirnya, ia juga meraup pendapatan yang tidak sedikit.
“Saya paham dengan orang-orang yang ingin pindah dan mereka bebas untuk melakukannya. Tapi, ini hanya opini pribadi saya, saya merasa bebas tinggal di mana pun saya mau,” papar Marquez, dinukil dari Crash, Minggu (26/7/2026).
“Jadi, tentu saja, fakta saya mendapat (banyak uang), dan jika saya bayar pajak, saya masih punya banyak (uang),” imbuh pria berusia 33 tahun tersebut.