DUCATI Lenovo panen hujatan gara-gara memutuskan memakai Marc Marquez dan Pedro Acosta di MotoGP 2027. CEO Ducati Corse, Claudio Domenicali, langsung memberi jawaban berkelas.
Ducati resmi mengangkut Acosta ke tim Ducati Lenovo untuk MotoGP 2027. Ia akan menemani Marquez yang juga sudah memperpanjang kontraknya berdurasi dua tahun.

Keberadaan dua sosok itu membuat Ducati dicibir. Apalagi, mereka menanggalkan kebijakan merekrut pembalap muda dan berpaspor Italia, yang sudah dipertahankan sejak pertengahan dekade 2010-an.
Mendengar hal itu, Domenicali angkat bicara. Ia mengaku tidak mempermasalahkan kewarganegaraan atau paspor seorang pembalap ketika menentukan line up.
“Ketika kami membentuk tim pabrikan, kriteria fundamental pertama adalah performa,” tegas Domenicali, mengutip dari Motosan, Minggu (5/7/2026).
“Kami tidak ingin membentuk tim bintang dari Spanyol, kami ingin membentuk pasangan pembalap-pembalap hebat,” sambung pria berpaspor Italia itu.
“Kami memilih keduanya yang kami pikir akan memberikan kami dorongan paling kuat,” papar Domenicali.

Sebetulnya, ini bukan pertama kali Ducati sama sekali tidak diperkuat pembalap asal Italia, sejak tampil di MotoGP pada 2003. Hal itu pernah terjadi pada 2009 dan 2010.
Saat itu, Ducati diperkuat oleh duet Casey Stoner dan Nicky Hayden. Tapi, mulai MotoGP 2011, setidaknya ada satu pembalap asal Italia hingga 2025.
Ducati bukannya tidak punya opsi pembalap asal Italia yang bagus. Mereka memiliki Nicolo Bulega yang kini dominan di World Superbike. Tapi, besar kemungkinan ia akan ditempatkan lebih dulu di tim VR46 pada 2027.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.