JAKARTA - Indonesian Padel League 2026 resmi diperkenalkan sebagai kompetisi profesional baru yang akan memulai musim pada Agustus 2026 hingga Februari 2027. Liga ini menjadi langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga padel di Indonesia agar semakin terstruktur dan kompetitif.
PT Liga Padel Indonesia bersama Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) menghadirkan ajang ini dengan konsep klub berbasis kota. Lima provinsi akan menjadi tuan rumah penyelenggara turnamen padel ini.
Kelima provinsi itu adalah Jawa Timur, Jakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan Sumatera Utara. Setiap tim nantinya akan membawa identitas daerah, komunitas, serta budaya lokal masing-masing.

Format tersebut membuat klub tidak hanya menjadi peserta pertandingan, tetapi juga representasi kota yang memiliki karakter dan basis pendukung. Konsep ini mengadopsi pola kompetisi olahraga profesional dunia yang membangun hubungan kuat antara klub dan penggemar.
Direktur PT Liga Padel Indonesia, Rudi Laksmana menyebut, liga ini dibuat bukan sekadar untuk menghadirkan kompetisi nasional. Ia ingin Indonesian Padel League menjadi fondasi lahirnya klub profesional yang memiliki budaya dan komunitas di luar lapangan.
"Visi kami bukan hanya menghadirkan kompetisi padel nasional, tetapi membangun fondasi bagi lahirnya klub-klub profesional dengan identitas, budaya, dan komunitas yang hidup di luar pertandingan,” kata Rudi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
“Kami ingin setiap kota memiliki klub yang benar-benar bisa dibanggakan oleh masyarakatnya," imbuhnya.
Dalam sistem franchise, setiap klub diwajibkan memenuhi sejumlah standar operasional yang telah ditentukan. Hal tersebut mencakup kepemilikan home court, identitas visual klub, hingga pelaksanaan pertandingan sesuai regulasi.
Dengan standar yang sama di setiap daerah, Indonesian Padel League 2026 diharapkan memberikan pengalaman terbaik bagi atlet maupun penggemar. Kompetisi ini juga menjadi ruang bagi perkembangan atlet padel Indonesia menuju level yang lebih tinggi.
Ketua Umum PBPI, Galih Kartasasmita, menilai kehadiran liga profesional ini dapat mempercepat pertumbuhan olahraga padel di Tanah Air. Ia berharap kompetisi tersebut mampu menciptakan rivalitas antarkota serta budaya suporter baru.
“Dengan menggabungkan kompetisi profesional, identitas klub yang kuat, serta pendekatan berbasis komunitas, Indonesian Padel League 2026 menargetkan lahirnya rivalitas antar kota, budaya suporter baru, serta peluang komersial yang mampu mendorong pertumbuhan olahraga padel di Indonesia,” ungkap Galih.

Indonesian Padel League 2026 menjadi babak baru bagi perjalanan olahraga padel nasional. Ajang ini diharapkan melahirkan klub-klub profesional yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi ikon bagi kota dan komunitasnya.
Kompetisi ini juga menjadi sarana PBPI untuk mencari bakat baru di kancah nasional. Galih memastikan, bukan tidak mungkin talenta baru bisa mewakili Indonesia di berbagai ajang internasional.
"Jadi ya Insya Allah bisa menjadi bagian dari scouting unit kami," tutupnya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.