ASSEN – Hubungan kerja sama antara Francesco Bagnaia dan Ducati Lenovo dipastikan bakal berakhir. Pembalap asal Italia tersebut resmi memutuskan untuk berpisah dengan pabrikan Ducati tersebut setelah MotoGP 2026 berakhir.
"DIKONFIRMASI: Francesco Bagnaia dan Ducati Lenovo akan berpisah di akhir musim ini," bunyi laporan resmi dari MotoGP, Rabu (24/6/2026).
Perpisahan ini sekaligus menandai selesainya kebersamaan delapan musim Pecco –julukan Bagnaia– bersama Ducati, di mana ia sukses mempersembahkan dua gelar juara dunia kelas utama.
Keputusan ini memicu efek domino di pasar transfer pembalap. Ducati dilaporkan bakal segera mengumumkan kedatangan bintang muda, Pedro Acosta, sebagai suksesor Bagnaia.
Sementara itu, Bagnaia sendiri santer dikabarkan telah membuka jalan untuk merapat ke Aprilia demi mengisi kursi yang ditinggalkan Jorge Martin, untuk berduet dengan Marco Bezzecchi.
Musim 2027 mendatang memang akan menjadi babak baru yang masif bagi MotoGP seiring diperkenalkannya regulasi mesin 850cc. Bagi Pecco, ini adalah kali pertama ia akan mengendarai motor non-Ducati sejak debutnya di kelas premium pada 2019 bersama Pramac, sebelum dipromosikan ke tim pabrikan pada 2021.
Hingga saat ini, Bagnaia tercatat sebagai rider tersukses Ducati dengan koleksi 2 gelar juara dunia, 31 kemenangan, 63 podium, dan 28 pole position.
General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, memberikan salam perpisahan yang sangat emosional bagi pembalap yang sudah ia asuh sejak usia sangat muda tersebut. Dall'Igna mengakui hubungan mereka telah melampaui sekadar profesionalisme di atas lintasan.
“Pecco adalah salah satu pebalap yang percikan apinya langsung menyala sejak awal. Kami mencarinya dan menginginkannya sejak usia sangat muda untuk membangun sebuah proyek di sekelilingnya. Dia cepat dan, di atas segalanya, cerdas. Tujuannya adalah membawa Desmosedici GP ke potensi maksimalnya. Kami berhasil mencapainya," ujar Dall'Igna, dikutip dari Crash.
"Dalam sebuah hubungan, tidak selalu mudah untuk mengenali dan memahami kapan sebuah siklus telah berakhir dan perubahan diperlukan. Ikatan kasih sayang timbal balik yang mendalam yang menyatukan kami tidak akan berubah dan akan menjadi kunci untuk mengelola semua balapan hingga akhir musim dan untuk menutup perjalanan ini dengan catatan manis,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.