Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Fokus Recovery dan Menenangkan Pikiran

Niko Prayoga , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2026 |01:20 WIB
Gagal Juara Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Fokus Recovery dan Menenangkan Pikiran
Jonatan Christie Ingin recovery (Foto: Niko Prayoga)
A
A
A

JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, memilih fokus melakukan pemulihan dan menenangkan pikiran setelah gagal meraih gelar juara Indonesia Open 2026. Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu mengaku belum ingin terburu-buru melakukan evaluasi terkait penampilannya di turnamen bergengsi tersebut.

Seperti diketahui, Jonatan harus puas finis sebagai runner-up usai kalah dari wakil Kanada, Victor Lai, pada partai final Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026).

Jonatan Christie Runner Up Indonesia Open 2026 (Foto:X)

Jojo mengungkapkan bahwa dirinya masih diliputi berbagai perasaan setelah hasil yang didapat di laga puncak. Karena itu, ia merasa belum berada dalam kondisi yang tepat untuk membicarakan target maupun evaluasi teknis ke depan.

"Jujur kalau ditanya saat ini, saya masih belum bisa menjawab hal itu, karena masih belum tahu, rasanya masih campur aduk juga. Jadi mungkin setelah ini, recovery dulu, tenangin pikiran, fokus lagi untuk apa yang target-target berikutnya," ujar Jonatan kepada awak media, Minggu (7/6/2026).

1. Persembahkan Perjuangan untuk Keluarga dan Pendukung 

Meski gagal mengangkat trofi juara, Jonatan tetap mensyukuri pencapaiannya hingga menembus partai final. Ia pun mempersembahkan perjuangannya di Indonesia Open 2026 kepada keluarga serta orang-orang terdekat yang selama ini selalu memberikan dukungan.

Tak hanya itu, Jojo juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pencinta bulu tangkis Indonesia karena belum mampu menghadirkan gelar juara di hadapan publik sendiri.

"Pertama untuk keluarga, untuk anak, untuk istri, untuk orang tua, dan juga untuk masyarakat. Maaf saya belum bisa kasih medali mas, saya akan berusaha lagi di pertandingannya," tuturnya.

2. Akui Sulit Mengendalikan Tekanan 

Sebelumnya, Jonatan mengakui mengalami tekanan yang cukup besar saat menghadapi Victor Lai di partai final. Situasi tersebut membuat permainan terbaiknya tidak bisa keluar secara maksimal sepanjang pertandingan.

"Memang pressure yang cukup tinggi juga saya alami, saya rasakan. Membuat sedikit permainannya agak tidak keluar, justru malah terbalik lebih tertekan, lebih kurang tenang juga. Jadi, saya mohon maaf belum bisa meraih gladiator," ungkap Jonatan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement