Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apriyani Rahayu Absen dari Proyeksi Olimpiade LA 2028, Ada Apa?

Bagas Abdiel , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2026 |15:32 WIB
Apriyani Rahayu Absen dari Proyeksi Olimpiade LA 2028, Ada Apa?
Apriyani Rahayu Absen dari Proyeksi Olimpiade LA 2028 (Foto: Dok, Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Nama Apriyani Rahayu belum masuk dalam daftar proyeksi utama PBSI menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Kondisi tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Pelatih Ganda Putri Indonesia, Karel Mainaky.

Saat ini, PBSI memfokuskan persiapan kepada tiga pasangan ganda putri yang dinilai memiliki peluang bersaing di level elite dunia. Sementara Apriyani yang kini berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari belum masuk prioritas utama.

Lanny Tria/Apriyani Rahayu. (PBSI)

1. PBSI Fokus pada Tiga Pasangan Ganda Putri 

Karel Mainaky menyebut tiga pasangan yang masuk dalam proyeksi Olimpiade LA 2028 adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Febriana Dwi Puji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Menurutnya, ketiga pasangan tersebut saat ini dinilai paling siap untuk menghadapi persaingan dengan pemain-pemain papan atas dunia.

“Untuk sementara ini tiga pasang ini (Fadia/Tiwi, Rachel/Febi, dan Ana/Trias). Kalau kita bicara sekarang yang bisa mengalahkan top ten itu baru tiga pasangan,” ujar Karel di Pelatnas PBSI Cipayung, Jumat (29/5/2026).

Karel menilai kualitas ketiga pasangan tersebut masih berada pada level yang relatif seimbang sehingga belum ada prioritas khusus di antara mereka.

“Kalau saya lihat mereka punya standar yang sama,” lanjutnya.

2. Performa Apriyani/Lanny Dinilai Belum Konsisten 

Sementara itu, Karel mengakui performa Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari sepanjang musim 2026 belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.

Prestasi terbaik pasangan tersebut sejauh ini adalah mencapai semifinal Indonesia Masters 2026 Super 500 serta China Masters 2026 Super 100. Namun, di sejumlah turnamen lain mereka gagal melangkah jauh.

Pada Thailand Open 2026 Super 500, Apriyani/Lanny tersingkir di babak 32 besar. Hasil kurang memuaskan kembali terjadi di Malaysia Masters 2026 Super 500 setelah mereka kalah pada babak 16 besar.

Melihat hasil tersebut, Karel menilai pasangan Apriyani/Lanny belum bisa masuk dalam proyeksi utama menuju Olimpiade 2028 untuk saat ini.

 

3. Karel Mainaky Sebut Ada Faktor Non-Teknis 

Meski belum masuk daftar prioritas, Karel menegaskan peluang Apriyani/Lanny untuk berkembang masih terbuka. Ia menyebut kendala yang dialami pasangan tersebut lebih banyak dipengaruhi faktor non-teknis.

Apriyani Rahayu/Lanny Tria. (Foto: PBSI)

“(Lanny/Apriyani) bukan tidak diproyeksikan, kan memang kita lihat aja kayak kemarin itu kan, kita memproyeksikannya gimana gitu? Ya kita mengakui lah kalau itu enggak,” kata Karel.

“Kalau menurut saya, kalian mungkin bisa lihat di penampilan mereka. Sejujurnya masalahnya non-teknis,” sambungnya.

Meski demikian, PBSI untuk sementara belum memiliki rencana memisahkan pasangan Apriyani/Lanny. Karel memastikan duet tersebut masih akan terus dipertahankan.

“Untuk sementara masih ya (Lanny/Apriyani tetap berpasangan), belum ada pemikiran yang lain, tetap lanjutkan,” tutup Karel.

(Dian AF)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement