Pemilihan strategi ban yang tepat serta kecerdasan Veda dalam membaca momentum slipstream (memanfaatkan aliran angin di belakang pembalap lain) menjadi senjata andalannya untuk mencuri podium.
Selain ketiga alasan itu, sejatinya ada banyak factor yang membuat Veda Ega mampu bersaing di Moto3 2026. Salah satunya adalah ketahanan fisik yang tinggi, apalagi Moto3 memiliki jadwal yang padat dan durasi balapan yang menguras stamina.
Sepanjang jeda musim, Veda menjalani program latihan fisik yang sangat ketat untuk memperkuat otot inti dan kardio. Fisik yang prima ini membuatnya tetap fokus dan bugar, bahkan saat harus balapan di bawah cuaca yang ekstrem.
Faktor pengalaman juga berperan penting. Pengalaman berharga yang didapat Veda saat berkompetisi di Red Bull MotoGP Rookies atau Asia Talent Cup pada musim-musim sebelumnya membuatnya tidak lagi canggung atau asing dengan layout sejumlah trek seperti di Eropa. Hal ini membuatnya bisa langsung fokus mencari pengaturan (setting-an) motor terbaik sejak sesi latihan bebas pertama.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.