Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Motor MotoGP Tidak Bisa Dijual Bebas?

Dian AF , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |16:05 WIB
Mengapa Motor MotoGP Tidak Bisa Dijual Bebas?
Motor MotoGP Tidak Bisa Dijual Bebas (Foto: MotoGP)
A
A
A

3. Tenaga Mesin Melampaui Batas Aman 

Motor MotoGP kelas prototype memiliki mesin 1.000cc yang mampu menghasilkan lebih dari 280 tenaga kuda (horsepower). Kecepatan puncaknya bisa menembus 360 km/jam di trek lurus. 

Mesin bertenaga sebesar itu juga membutuhkan ban khusus yang hanya bekerja optimal pada suhu tertentu, serta sistem elektronik canggih yang seluruhnya disetel untuk kondisi sirkuit bukan jalan raya.

Pembalap Johann Zarco. (Foto: MotoGP)
Pembalap Johann Zarco. (Foto: MotoGP)

4. Lewat Lelang

Meski tidak dijual bebas di pasaran, satu-satunya cara untuk mendapatkan adalah lewat sistem lelang. 

Beberapa unit motor MotoGP bersejarah pernah dilepas ke publik dengan nilai yang fantastis. Motor Ducati Desmosedici GP8 milik Casey Stoner pernah dilelang dan terjual seharga €449.000 atau sekitar Rp7,8 miliar. Ducati Desmosedici GP11 tunggangan Valentino Rossi pada 2011 laku di angka €245.700 (sekitar Rp3,5 miliar). Sementara KTM RC16 milik Pol Espargaro tembus €340.000 atau sekitar Rp5,1 miliar. 

Paling spektakuler, motor Ducati GP19 tunggangan Legenda Andrea Dovizioso pernah dilelang di Inggris dan terjual dengan harga mencapai Rp11 miliar. Bahkan motor MV Agusta yang digunakan pada 1965 pernah dilelang dengan nilai setara Rp22 miliarmembuktikan bahwa motor-motor ini bukan sekadar kendaraan, melainkan sebuah karya seni teknologi bersejarah.

(Dian AF)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement