Di sisi lain garasi, Franco Morbidelli memberikan kontribusi penting lewat raihan podium ketiga pada sesi Sprint. Namun, pada balapan utama, ia harus puas finis di posisi ke-12 setelah berkutat dengan perubahan set-up motor untuk mencari traksi ban belakang. Saat ini, Morbidelli berada di peringkat ke-13 klasemen dengan total 25 poin.
“Balapan hari ini lebih sulit, tetapi kami memang mencoba beberapa perubahan untuk memahami masalah grip belakang. Kami melihat peningkatan di lap-lap akhir karena ban sudah lebih aus dan motor menjadi lebih mudah dikendalikan serta lebih halus. Namun masih perlu meningkatkan performa di awal balapan,” jelas Morbidelli.
Penampilan Diggia dan Morbidelli disambut positif oleh Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo. Ia menilai pencapaian di Jerez merupakan buah dari kerja keras dan konsistensi seluruh elemen tim sejak awal musim.
“Podium yang diraih Fabio serta kontribusi seluruh tim menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun berjalan dengan kuat dan kompetitif. Kami melihat perkembangan yang positif, dan Pertamina Lubricants akan terus mendukung tim di setiap seri,” imbuh Sigit.
Pada akhirnya, manajer Tim, Pablo Nieto, menegaskan hasil di Jerez adalah modal krusial bagi tim untuk menghadapi fase balapan di Eropa. Ia meyakini tim masih memiliki ruang untuk terus berkembang, terutama melalui data yang didapat dari sesi tes resmi IRTA di Jerez sebelum bertolak ke seri berikutnya di Le Mans, Prancis, pada 8–10 Mei mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.