PEMBALAP Indonesia, Veda Ega Pratama tengah menjadi buah bibir di jagat balap internasional. Rider muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini baru saja mengukir sejarah dengan meraih podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Minggu 22 Maret 2026.
Prestasi tersebut merupakan podium perdana bagi pembalap berusia 17 tahun itu dan pembalap Indonesia. Tak heran prestasinya di seri Brasil itu sekaligus menjadi suntikan motivasi besar menjelang seri ketiga di Circuit of The Americas (CoTA), Amerika Serikat, akhir Maret ini.
Keberhasilan Veda menembus barisan depan di musim debutnya tidak lepas dari talenta luar biasa yang ia asah sejak di sirkuit Pasar Sapi, Yogyakarta. Sebagai jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) 2019 dan juara Asia Talent Cup 2023, Veda kini mengandalkan senjata mumpuni dari Honda Team Asia untuk bersaing di kelas dunia.
Motor yang Veda tunggangi bukan sekadar mesin biasa, melainkan maha karya teknologi balap dari pabrikan sayap tunggal.
Di balik performa impresif Veda, terdapat sosok Honda NSF250RW. Motor ini merupakan evolusi dari NSF250R yang lahir untuk menggantikan era motor 2-tak legendaris, RS125R.
NSF250RW dirancang dengan dimensi yang sangat ramping untuk mendukung aerodinamika maksimal, dengan panjang hanya 1.809 mm dan lebar 560 mm. Meski mungil, motor ini menyimpan tenaga yang sangat responsif di lintasan balap.
Dapur pacunya mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 249,3 cc, 4-tak, DOHC, dengan sistem pendingin cairan. Mesin ini diklaim mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 35,5 kW (setara 47,6 dk) pada putaran mesin 13.000 rpm.
Seluruh tenaga tersebut disalurkan melalui sasis tipe aluminum twin tube yang telah dioptimalkan tingkat fleksibilitasnya, sehingga memberikan kontrol presisi bagi Veda saat melahap tikungan-tikungan tajam.
Untuk urusan stabilitas, Honda membekali NSF250RW dengan suspensi depan tipe upside down dan suspensi belakang dengan sistem Pro-link yang ikonik. Sektor kaki-kaki menggunakan ban profil balap 90/580R17 di depan dan 120/600R17 di belakang.
Penggunaan material ringan seperti tangki bahan bakar berbahan aluminium berkapasitas 11 liter turut membantu motor ini tetap lincah saat bermanuver di tengah kerumunan pembalap Moto3 yang sangat kompetitif.
Kini, dengan motor andalannya itu, Veda mengaku semakin bersemangat menghadapi Moto3 Amerka Serikat 2026. Kendati demikian, setelah meraih hasil manis di Brasil, Veda menegaskan enggan cepat puas.
Menjelang seri Amerika Serikat pada 27-29 Maret 2026, putra dari mantan pembalap Darmono ini siap kembali belajar di lintasan yang benar-benar baru baginya.
"Saya tidak menyangka akan naik podium secepat ini. Tetapi sekarang saya tahu saya bisa bersaing dengan kelompok depan, jadi saya menginginkan lebih," tutup Veda.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.