GOIANIA – CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, bertekad merusak catatan apik Marc Marquez saat mentas di MotoGP Amerika Serikat 2026. Pun begitu, ia sadar motor Aprilia RS-GP milik timnya sedikit tidak cocok dengan karakter Sirkuit COTA di Austin, Texas.
Marquez adalah Raja COTA (Circuit of the Americas) dengan rekor luar biasa. Ia mencatatkan 7 kemenangan di sirkuit tersebut sejak naik ke kelas premier pada 2013.

Rivola mengatakan timnya sangat antusias untuk segera mulai balapan dalam seri ketiga MotoGP 2026. Sebab, timnya ingin meraih hasil maksimal di sana.
"Kami akan pergi ke tempat yang merupakan trek kandang Marc, salah satu dari banyak trek yang dia miliki di seluruh dunia, mungkin. Kami bukan yang terkuat di sana," ujar Rivola dilansir dari Motosan, Selasa (24/3/2026).
Pria asal Italia itu menegaskan paling terpenting saat ini para pembalapnya harus bersiap diri dengan sebaik mungkin. Hal itu dengan melakukan sederet evaluasi dari dua seri sebelumnya.
"Kami akan pergi ke Jerez (Spanyol, seri keempat), di mana semua orang memiliki banyak data. Dan kemudian kami akan lihat,” ungkap Rivola.
“Setelah dua balapan ini, mungkin kami akan memiliki gambaran yang lebih baik. Tetapi dengan dua balapan pertama, terutama yang baru ini, masih terlalu dini untuk mengatakannya," tegas Rivola.

Sebagaimana diketahui, pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berhasil keluar menjadi pemenang dalam dua seri awal MotoGP 2026. Kemudian, Jorge Martin bisa jadi runner up di MotoGP Brasil 2026.
Alhasil, Aprilia kini memimpin di dua teratas klasemen pembalap MotoGP 2026. Bezzecchi mengumpulkan 56 poin sementara Martin nangkring di urutan dua dengan 45 angka.
Adapun, MotoGP Amerika Serikat 2026 akan digelar di Sirkuit COTA pada 27-29 Maret. Musim lalu, balapan tersebut dimenangi oleh Francesco Bagnaia setelah Marc Marquez terjatuh.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.