LEGENDA MotoGP, Dani Pedrosa, mengakui kehadiran Casey Stoner jadi salah satu pemicu perdamaian dengan Jorge Lorenzo. Padahal, mereka dulu musuh bebuyutan yang tidak segan berseteru di trek.
Permusuhan Pedrosa dan Lorenzo sangat terkenal. Bahkan, Raja Spanyol Juan Carlos sampai harus berusaha keras mendamaikan keduanya dalam satu momen.

Tapi, dasarnya sudah bermusuhan sejak di 125cc (sekarang Moto3), keduanya masih sulit berdamai. Pedrosa mengakui, perbedaan karakter dan banyak hal, membuat mereka jadi rival.
“Kami praktis tumbuh bersama dan ada rivalitas yang nyata. Kami tidak menyembunyikan kebencian itu satu sama lain. Kami benar-benar tidak menyukai satu sama lain,” tutur Pedrosa, dikutip dari Motosan, Sabtu (9/5/2026).
Bahkan, rivalitas itu merembet ke banyak hal. Saking sengitnya, seperti tercipta dua kubu yakni mereka yang menyukai dan mendukung Pedrosa dengan Lorenzo.
“Fans, sponsor, media, semua terbagi dalam dua kubu. Seperti yin dan yang,” tukas pria berusia 39 tahun tersebut.