Quartararo menekankan bahwa kunci utama bagi Razgatlioglu saat ini adalah kesabaran untuk memahami limitasi motor di kategori yang berbeda total. Pembalap asal Prancis itu juga merefleksikan pengalamannya sendiri saat menjalani debut di Malaysia, di mana ia merasa bantuan kata-kata sederhana dari sesama pembalap sangatlah krusial.
“Dia hanya perlu meluangkan waktu untuk merasa lebih cepat dan lebih nyaman di atas motor. Saya berharap saya memiliki (saran) itu ketika saya kesulitan dalam tes (MotoGP) pertama saya di Malaysia," sambung Quartararo.
"Saya menginginkan yang terbaik untuknya, dan kupikir kata-kata sederhana mungkin bisa membantu, dan saya pikir itu positif untuknya," tambahnya.
Merespons dukungan tersebut, Razgatlioglu mengakui dirinya memang masih dalam tahap pencarian feeling yang tepat. Fokus utamanya kini adalah menjinakkan ban depan agar ia bisa kembali ke performa kompetitif seperti saat mendominasi ajang Superbike.
"Ketika saya pindah ke MotoGP, saya mengerti bahwa ban dan motornya benar-benar berbeda. Saya perlu beradaptasi dengan ini. Tapi tetap saja, saya belum benar-benar beradaptasi. Terutama dengan ban depan," imbuh Razgatlioglu.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.