Pengalaman pahit tersebut justru menjadi katalisator bagi Marquez untuk meminimalkan error yang tidak perlu di momen-momen krusial. Zarco melihat bahwa Marquez yang sekarang jauh lebih sabar dalam menunggu momentum untuk menyerang, namun tetap mempertahankan agresivitas yang menjadi ciri khasnya.
"Dia merenungkan kesalahannya. Dia hanya membuat sedikit kesalahan dan telah kembali ke performa terbaiknya," tambahnya.
Johann Zarco mengatakan Marc Marquez secara kualitas menang di atas rata-rata pembalap MotoGP. Menurutnya pembalap asal Spanyol tersebut punya semangat juang yang luar biasa dan tidak pernah berpuas diri.
Baginya, kombinasi antara motor terbaik di grid saat ini dengan mentalitas baja adalah resep bencana bagi pembalap lain yang ingin merebut takhta juara. Dengan musim 2026 yang baru saja dimulai, Zarco mengakui bahwa menaklukkan Marquez akan menjadi tugas terberat bagi seluruh pembalap di grid.
"Dia berbakat, tidak diragukan lagi. Dan dia memiliki motor yang luar biasa. Itu menciptakan keseimbangan yang luar biasa. Tetapi semangat juangnya yang melampaui atlet rata-rata," tutup Zarco.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.