KISAH pengorbanan pebulu tangkis Fajar Alfian di Bulan Ramadhan menarik untuk diulas. Sebab, ia berhasil merebut gelar bergengsi yakni All England 2024.
Bulan Suci Ramadhan selalu dinanti umat Islam di mana pun. Menunaikan ibadah puasa adalah wajib hukumnya bagi Muslim.

Namun, bagi atlet seperti Fajar, ada tantangan lain yakni porsi latihan dan pertandingan yang tidak berhenti selama bulan Ramadhan. Pengorbanan pun harus dibuatnya pada bulan puasa 2024.
Ketika itu, Fajar harus tampil di All England 2024 yang digelar pada 12–17 Maret. Kebetulan, awal turnamen bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan yang jatuh pada 12 Maret 2024.
Tak pelak, Fajar merasa sedih karena melewatkan momen puasa bersama keluarga. Tapi, ia sadar itu sudah risiko sebagai seorang atlet sehingga tetap bersikap profesional.
“Sudah menjadi risiko kami sebagai atlet, saat Ramadhan jauh dari rumah dan keluarga. Meskipun sedih, tapi harus dijalani apalagi tugas ini demi mengharumkan nama Indonesia,” kata Fajar kala itu.

Untungnya, pengorbanan Fajar berbuah manis. Tampil bersama Muhammad Rian Ardianto, mereka mulus melewati setiap babak di All England 2024.
Bahkan, Fajar/Rian mampu memenangi semua pertandingan, kecuali babak 16 besar, lewat straight game. Mereka mampu jadi juara di turnamen legendaris tersebut.
Itu adalah gelar kedua bagi Fajar/Rian di All England. Mereka memang tampil di turnamen berlevel Super 1000 tersebut sebagai juara bertahan di sektor ganda putra.
Itulah kisah pengorbanan pebulu tangkis Fajar Alfian di Bulan Ramadhan yang berbuah gelar bergengsi. Pria asal Jawa Barat itu akan kembali tampil bersama Muhammad Shohibul Fikri di All England 2026 yang digelar 3-8 Maret.
(Wikanto Arungbudoyo)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.