JAKARTA – Gregoria Mariska Tunjung dipastikan absen membela Tim Bulu Tangkis Indonesia di ajang Piala Uber 2026. Hal itu diutarakan pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari.
Sejak Desember 2025, Gregoria sudah mengajukan protected ranking kepada BWF yang bisa berlaku hingga satu tahun. Ia memutuskan untuk menjalani pemulihan secara total dari penyakit vertigo yang diderita setahun terakhir.
Hingga saat ini, peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu tak kunjung menunjukkan tanda-tanda untuk comeback. Sementara Piala Uber 2026 akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark.
"Ini sampai detik ini saya belum ada obrolan terbaru (dengan Gregoria) karena memang dia masih ingin istirahat dulu," kata Imam di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, dikutip Senin (16/2/2026).
Dengan kondisi tersebut, Imam memastikan tidak akan membawa Gregoria masuk dalam skuad Merah Putih di Piala Uber 2026. Ia akan memboyong para pemain muda untuk unjuk gigi di ajang beregu putri paling bergengsi di dunia itu.
"Freeze ranking dia itu kan awalnya enam bulan sampai setahun. Tapi untuk Piala Uber atau sampai Juni (tahun ini) saya rasa enggak mungkin, enggak bisa," jelas pria berusia 49 tahun itu.
Imam mengatakan skuad tunggal putri di Piala Uber 2026 tak akan jauh berbeda seperti di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026. Satu-satunya amunisi tambahan adalah Putri Kusuma Wardani.
"Garis besarnya seperti itu (BATC), pemainnya seperti itu. Karena kan kami sudah tidak bisa mengandalkan Gregoria, ya tambahannya Putri KW. Yang kemarin enggak tampil cuma Putri KW," tegas Imam.
Pada skuad BATC tersebut, Indonesia mengandalkan pemain muda di sektor tunggal putri. Mereka adalah Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.
(Wikanto Arungbudoyo)