Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Sedih Susy Susanti, sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Tak Berjodoh dengan Emas Asian Games

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 15 Februari 2026 |21:59 WIB
Kisah Sedih Susy Susanti, sang Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Tak Berjodoh dengan Emas Asian Games
Legenda hidup tunggal putri Indonesia, Susy susanti. (Foto: PB DJarum)
A
A
A

2. Tembok Kuat di Multievent Asia

Meski telah menaklukkan dunia, takdir seolah tak mengizinkan Susy untuk berdiri di podium tertinggi Asian Games. Bagi seorang legenda dengan kemampuan reli panjang yang melegenda, tidak pernah meraih medali emas di Tanah Asia menjadi satu-satunya noda kecil dalam karier yang nyaris sempurna. Pencapaian terbaiknya di ajang ini hanyalah medali perak di nomor beregu pada edisi 1990 dan 1994.

Susy Susanti YouTube
Susy Susanti YouTube

Di sektor perorangan, langkah Susy selalu terhenti di babak semifinal. Pada Asian Games 1990 di Beijing, ia dipaksa mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Tang Jiuhong. Empat tahun berselang di Hiroshima 1994, harapan untuk membalas dendam pun pupus setelah ia dikalahkan oleh rival abadinya, Bang Soo-hyun, dengan skor telak 4-11 dan 5-11.

Kegagalan meraih emas Asian Games ini menjadi bukti betapa ketatnya persaingan tunggal putri di masanya. Walau demikian, fakta bahwa ia tidak pernah juara di Asian Games sedikit pun tidak melunturkan status Susy Susanti sebagai tunggal putri terbaik yang pernah lahir dari bumi Indonesia.

(Rivan Nasri Rachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement