
Makanya, Marini heran ada rumor-rumor berkembang di media. Ia yakin itu semua disebarkan oleh orang-orang yang bosan tidak ada sesuatu yang panas mengenai MotoGP.
“Saya rutin bicara dengan Honda, dengan orang-orang Jepang ini. Kami punya hubungan yang fantastis. Saya pikir semua orang harus menghentikan ini semua,” tegas Maro –sapaan akrabnya.
“MotoGP 2026 belum dimulai. Terlalu banyak spekulasi saat ini karena mungkin orang-orang sedikit bosan di rumah dan ingin sedikit memantik bara api,” tandas pria berusia 28 tahun tersebut.
Marini sendiri akan habis kontrak di akhir MotoGP 2026. Ia tentu harus menunjukkan kemampuannya di depan Honda sepanjang musim ini agar dipertahankan menuju MotoGP 2027.
(Wikanto Arungbudoyo)