Ambisi besar untuk pecah telur di kandang sendiri akhirnya menemui jalan buntu pada babak 16 besar, Kamis 22 Januari 2026. Menghadapi wakil Taiwan lainnya, Huang Yu-Hsun, Putri KW justru kewalahan meladeni tekanan lawan.
Meski sempat mencuri gim kedua untuk memperpanjang napas, Putri gagal mempertahankan konsistensi di poin-poin kritis. Laga sengit tersebut berakhir dengan kekalahan tipis bagi wakil tuan rumah lewat skor 17-21, 21-19, dan 17-21.
Hasil ini tidak hanya mengubur mimpi pribadi Putri untuk meraih gelar Super 500 pertamanya, tetapi juga memastikan sektor tunggal putri Indonesia habis tak tersisa di ajang Indonesia Masters 2026. Rasa penasaran Putri KW pun terpaksa masih harus berlanjut ke turnamen berikutnya.
(Rivan Nasri Rachman)