“Jadi saya mau maksimalkan saja. Soalnya setiap kali latihan saya enggak enakan terus sama senior. Jadi di sini saya maksimalkan saja jadinya," tukas pria berusia 20 tahun itu.

Joaquin kemudian menjelaskan soal ambisi dan rasa lapar untuk selalu memenangkan pertandingan. Menurutnya, ini adalah cara pemain muda menunjukkan peringatan kepada atlet lainnya.
"Ya. Kami sangat muda, jadi kami harus seperti, selalu menjaga semangat itu. Ya. Kecepatan dan kekuatan, karena begitulah cara Gen Z bermain," tegasnya.
Untuk selanjutnya, Raymond/Joaquin akan kembali berhadapan dengan kompatriotnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Laga itu akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026) sore WIB, untuk memperebutkan tiket ke final Indonesia Masters 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)