
Lebih lanjut, Por Fuera menekankan selisih 0,1 detik itu sangat berharga di olahraga seperti MotoGP. Ia tidak yakin melambatnya Rossi di beberapa seri terakhir karena faktor usia.
“Itulah kenapa dia tidak menang di 4-6 balapan terakhir. Jika dia tidak mengatakan hal itu di Sepang, cukup pasang helm dan melaju kencang, dia bisa saja meraih pole position, menang di balapan itu, dan menjadi juara dunia,” tegas Lorenzo.
“Apakah itu karena dia sudah 36 tahun dan (pembalap berusia) 23 atau 27 tahun sangat cepat? Valentino sangat cepat tapi di olahraga ini, sepersepuluh detik sangat besar (artinya),” tandas pria berusia 38 tahun tersebut.
Kejuaraan Dunia 2015 itu selalu jadi cerita epik di MotoGP. Pasalnya, itu adalah kesempatan terakhir Rossi jadi kampiun. Tidak heran pria asal Italia tersebut sangat dongkol dengan Marquez hingga kini.
(Wikanto Arungbudoyo)