
Di Giannantonio malah menyikapi kehadiran Marquez sebagai sebuah tantangan. Pria berusia 32 tahun itu membuatnya jadi lebih termotivasi saban hendak turun balapan.
“Saya menyukai tantangan, memiliki juara dunia yang hebat begitu dekat dengan saya, membuat saya termotivasi untuk melakukan yang lebih dan berusaha ada di depannya,” papar Di Giannantonio.
“Itulah yang selalu kami coba lakukan kapan pun kami ada di lintasan,” tandasnya.
Patut dinanti apakah Di Giannantonio mampu lebih baik di MotoGP 2026 atau tidak. Apalagi, ini akan jadi tahun terakhir dalam kontraknya bersama Ducati Corse sehingga harus memberi bukti agar tidak tersingkir.
(Wikanto Arungbudoyo)