“Bonusnya nanti buat investasi masa depan, untuk menunjang prestasi yang lebih tinggi lagi dan untuk membantu kedua orangtua di rumah,” kata Martina Ayu Pratiwi.

Atlet asal Magetan, Jawa Tengah, itu juga sempat menunjukan tujuh medali yang diraih kepada awak media. Meski baru berusia 22 tahun, Martina Ayu Pratiwi menegaskan pencapaian tersebut diraih melalui proses panjang dan penuh perjuangan.
Ia mengungkapkan, tantangan terberat selama meniti karier sebagai atlet adalah menjaga konsistensi latihan di tengah cuaca yang kerap ekstrem, serta harus menjalani kehidupan jauh dari keluarga.
“Struggling-nya ya di latihan. Siang-siang, hujan, panas, enggak peduli cuaca kita tetap latihan. Jauh dari keluarga, banyak pengorbanan yang dilalui,” tutup Martina Ayu Pratiwi.
(Ramdani Bur)