Pemain andalan Pelita Jaya, Muhamad Arighi juga yakin target menjadi juara IBL 2026 akan bisa tercapai. Arighi percaya pemain-pemain baru akan membawa perubahan positif.
“Banyak perubahan di Pelita Jaya. Semuanya baik untuk kita. Kekurangan tahun lalu kita perbaiki. Dari pemain impor sampai lokal. Tim sekarang sangat fresh untuk menghadapi musim baru dengan sistem baru dari coach Dave yang berbeda. Kita akan berbeda dari tahun lalu,” papar Arighi.
Pelita Jaya melakukan perombakan besar, terutama pada komposisi pemain. Mereka merekrut Andrew William Lensun, Oka Ananta Yogiswara, Putu J. Satria Pande, dan Victory Jacob Emilio Lobbu sebagai pemain lokal anyar. Sementara itu, di sektor pemain asing, Pelita Jaya menggunakan jasa Jeffree David Withey, Amorie Archibald, dan Darious Lee Moten. Dari ketiganya, hanya Withey yang dipertahankan dari musim lalu.
Perubahan-perubahan ini diharapkan membawa Pelita Jaya Jakarta kembali menjadi juara di IBL 2026. Pada IBL 2025, Pelita Jaya Jakarta finis sebagai runner-up setelah dikalahkan Dewa United pada laga final yang berlangsung tiga game.
“Setiap tahun kita ada sesuatu yang baru dan beda untuk tujuan positif. Kita usung nyalakan Pelitamu. Karena kita semangat untuk mencapai tujuan kita,” ujar Presiden Pelita Jaya Andiko Purnomo.
“Kita sudah empat kali juara nasional. Bintang kelima yang kita kejar. Kita rombak dan upgrade ujung-ujungnya untuk juara. Ada beberapa lokal baru semuanya sesuai kebutuhan tim setelah diskusi dengan coach. Semua sistem, semua lini sampai non teknis kita perkuat sehingga tradisi juara terasa di kita,” tutupnya.
(Ramdani Bur)