BARCELONA - General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, mengakui Francesco Bagnaia sedang menghadapi masa sulit. Ia pun buka suara mengenai faktor utama di balik menurunnya performa sang juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 tersebut.
Sejak awal musim 2025, performa Bagnaia memang tak sesuai ekspektasi. Dari 15 seri balapan yang sudah berjalan, pembalap yang akrab disapa Pecco ini hanya mampu meraih satu kemenangan, yakni di seri Amerika Serikat.
Perjuangan Bagnaia terlihat jelas di MotoGP Catalunya 2025. Setelah start dari posisi ke-21, ia hanya finis di urutan ke-14 pada balapan sprint dan ketujuh di balapan utama.
Di sisi lain, rekan setimnya, Marc Marquez, menunjukkan performa gemilang. Marquez berhasil memenangi balapan sprint dan meraih podium kedua di balapan utama.
Dall’Igna pun tak menyembunyikan kegembiraannya melihat performa Marquez, namun di saat yang sama, ia merasa prihatin dengan kondisi Bagnaia.
"Saya senang dengan apa yang dilakukan Márquez, dan pada saat yang sama, melihat pembalap top seperti Pecco kesulitan tentu tidak membuat saya bahagia," kata Dall’Igna, dilansir dari Motosan, Rabu (10/9/2025).
Menurut Dall’Igna, faktor utama penurunan performa Pecco adalah perasaan yang tidak sama dengan musim lalu.