PARIS - Perjalanan atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo persembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024 akan dibahas Okezone di artikel ini. Sebab perjalanan Veddriq untuk bisa mengumandangkan bendera Merah-Putih di Paris, Prancis tersebut sangatlah luar biasa.
Veddriq sukses meraih medali emas usai tampil gemilang di final nomor speed putra di Olimpiade Paris. Berlangsung di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Prancis, atlet berusia 27 tahun itu berhasil mengalahkan Wu Peng asal China di partai puncak.
Pemain kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat itu, menang dengan catatan waktu 4,75 detik. Sedangkan Wu meraih waktu 4,77 detik yang berselisih 0,02 detik. Angka tersebut memastikan Indonesia meraih medali emas.
Perjalanan tidak mudah pun dilalui Veddriq untuk bisa merebut medali emas di Olimpiade Paris 2024. Meski, ia memulai langkahnya di kualifikasi babak seeding dengan baik, tetapi jalan panjang harus dialami Veddriq.

Pada kualifikasi babak seeding, Veddriq tampil cemerlang dengan menempati peringkat pertama. Pada dua kali percobaan, ia mencatatkan waktu tercepat dengan raihan 4,79 detik sekaligus memecahkan rekor dunia.
Akan tetapi, di kualifikasi babak eliminasi, Veddriq dihadapkan pada situasi sulit karena harus bertemu rekan senegaranya, Rahmad Adi Mulyono. Pertemuan itu terpaksa terjadi karena Rahmad berada di ranking terakhir imbas ia melakukan false start di kualifikasi babak seeding.