Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Pencak Silat Belum Dipertandingkan di Olimpiade? Ini Alasannya

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Jum'at, 28 Juni 2024 |12:20 WIB
Mengapa Pencak Silat Belum Dipertandingkan di Olimpiade? Ini Alasannya
Berikut alasan pencak silat belum dipertandingkan di ajang Olimpiade (Foto: Pencak Silat Indonesia)
A
A
A

MENGAPA pencak silat belum dipertandingkan di Olimpiade? Berikut alasannya akan dibahas Okezone pada artikel kali ini.

Bukan rahasia umum lagi jika Olimpiade merupakan kasta tertinggi pencapaian prestasi seorang atlet. Prestasi atlet tidak akan sempurna apabila sepanjang karirnya ia belum sekalipun meraih medali emas di Olimpiade.

Sejak digelar kembali pada 1896, Olimpiade terus mengalami perkembangan yang sangat positif. Dari yang pada awalnya hanya memiliki beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan, kini ajang olahraga terbesar di dunia ini telah memiliki puluhan cabang olahraga dengan ratusan nomor.

Pada Olimpiade Paris 2024 ini saja, ada total 45 cabang olahraga yang dipertandingkan. Menariknya, ada 4 olahraga baru yang menjadi tambahan, yakni breaking, olahraga panjat tebing, skateboard, dan selancar.

Ya, Olimpiade memang memperbolehkan setiap edisi penyelenggaraan terdapat cabang olahraga baru yang berbeda. Sayangnya, selama ini pencak silat yang merupakan olahraga beladiri asal Indonesia itu belum sekalipun diizinkan untuk dipertandingkan.

Mengapa demikian? Rupanya hal ini berkaitan dengan eksistensi dan bagaimana sistem dari pencak silat itu sendiri.

Melansir Britannica, Jumat (28/06/2024) untuk bisa mendaftarkan diri menjadi cabang olahraga, sebuah olahraga seperti pencak silat perlu perlu diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) sebagai federasi olahraga internasional (IF). Setelah itu, IF harus menjunjung anti doping dan melakukan uji coba kompetisi internasional dengan mematuhi aturan dari Olimpiade.

Untuk bisa dipertandingkan di Olimpiade, federasi internasional pencak silat harus mengajukan diri ke IOC dengan harus memenuhi syarat kelayakan.

Setelah mengajukan diri, nantinya IOC akan meninjau apakah olahraga tersebut layak atau tidak. Sebuah cabang olahraga dianggap layak dipertandingkan di Olimpiade apabila olahraga tersebut telah dipraktikkan oleh atlet laki-laki sekurang-kurangnya dari 75 negara di 4 benua dan atlet perempuan dari 40 negara di 3 benua.

Selain itu, setiap olahraga yang ingin dipertandingkan di Olimpiade juga harus memiliki nilai dan daya tarik dari segi aturan dan ketentuan. Dengan begitu olahraga tersebut akan menarik banyak penonton, dapat menghibur, serta menarik pendapatan.

Kesimpulannya, pencak silat belum memenuhi syarat kelayakan dari IOC agar bisa ikut dipertandingkan di Olimpiade. Untuk itu, pencak silat perlu menambah jumlah atlet di seluruh dunia dan lebih banyak menggelar turnamen bertaraf nasional dan internasional.

Selain itu, pencak silat juga perlu meningkatkan aturan dan ketentuan agar lebih menghibur, menarik minat penonton, dan juga menghasilkan pendapatan.

Oleh sebab itu, pencak silat hingga kini belum dipertandingkan di Olimpiade. Targetnya, olahraga asli Indonesia ini baru akan dipertandingkan pada Olimpiade tahun 2036 mendatang.

(Admiraldy Eka Saputra)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement