SINGAPURA - Sergio Perez mengungkapkan alasan di balik kesenjangan performa yang terjadi dengan sang rekan setim Max Verstappen. Menurutnya, juara dunia bertahan itu telah menemukan keseimbangan setelan mobil yang tepat.
Red Bull Racing mendominasi F1 2023 hingga memasuki seri ke-15. Verstappen total telah memenangi 12 balapan, sementara itu Perez dua. Keduanya sempat berdampingan di podium pada empat seri awal, tetapi kemudian performa pembalap asal Meksiko itu menurun.
Di saat Verstappen bisa mencatatkan 10 kemenangan beruntun, Perez justru mengalami naik-turun performa. Hal itulah yang kemudian menimbulkan pertanyaan mengingat kedua pembalap dibekali mobil RB19 yang sama.
Perez menyebut rekan setimnya telah menemukan keseimbangan yang tepat untuk setelan mobil. Sementara itu, ia harus berkutat dengan adaptasi yang cukup lambat.
“Ya, ini (kesenjangan performanya dengan Verstappen) pasti ada hubungannya dengan keseimbangannya, hubungannya dengan cara dia mengemudikan mobil dan merawat ban," ujar Perez, dilansir dari Racing News 365, Rabu (13/9/2023).
"Itu adalah sesuatu yang telah dia temukan, dan dia telah menjalankannya dengan bijaksana, dan dia sudah mampu mengatasinya di Baku (Azerbaijan),” imbuh pria berusia 33 tahun itu.
Di sisi lain, Perez mengaku masih kesulitan untuk beradaptasi dengan pengembangan-pengembangan baru yang dilakukan pada mobilnya sepanjang musim ini. Oleh karena itu, ia sangat kesulitan untuk tampil konsisten, apalagi mengimbangi Verstappen.
“Setiap pembalap sepanjang kariernya atau sepanjang musim, mendapatkan beberapa peningkatan pada mobil yang lebih mudah beradaptasi dengan gaya mengemudinya dibandingkan yang lain," ujar Perez.
"Terkadang Anda akan mengambil bagian di dalamnya dan Anda akan langsung melaju lebih cepat, tetapi terkadang Anda harus beradaptasi dengannya,” tambah pria yang akrab disapa Checo itu.
"Saya belum mampu beradaptasi secepat yang seharusnya dan saya harus sedikit mengubah gaya mengemudi saya untuk lebih beradaptasi dengan mobil dibandingkan di awal musim, ketika segala sesuatunya berjalan lebih alami. Tapi itu adalah sesuatu yang akan paling dialami pengemudi pada titik tertentu,” tandasnya.
Perlu dicatat, dua kemenangan Perez itu dicatat di sirkuit jalan raya, yakni Monaco dan Baku. Akhir pekan ini, ajang balap jet darat itu akan menggelar F1 GP Singapura 2023 di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay. Ia bisa jadi bakal menambah kemenangannya.
(Wikanto Arungbudoyo)