SEBANYAK 5 atlet meninggal dunia secara tidak wajar akan dibahas Okezone. Dari kelima sosok yang dimaksud, salah satunya merupakan pesepakbola yang ditembak gara-gara cetak gol bunuh diri di Piala Dunia!
Atlet sejatinya merupakan olahragawan yang dilindungi saat mengikuti perlombaan atau pertandingan. Dalam beberapa cabang olahraga tertentu, atlet juga harus mempunyai kemampuan fisik yang lebih tinggi dan kuat dari rata-rata.
Tak sedikit para atlet yang sukses menjadi seorang superstar di berbagai cabang olahraga. Sebut saja seperti Cristiano Ronaldo hingga Lionel Messi di sepakbola, lalu ada LeBron James di basket, dan masih banyak lagi.
Namun, ada sejumlah atlet yang telah meninggal dunia secara tidak wajar. Siapa sajakah mereka?
Berikut 5 Atlet Meninggal Dunia Secara Tidak Wajar:
5. Joe Delaney

Untuk urutan kelima dalam daftar 5 atlet yang meninggal dunia secara tidak wajar jatuh kepada mantan pesepakbola Amerika Serikat, Joe Delaney. Dia pernah bermain dua musim di National Football League (NFL) pada era 1980-an.
Nahasnya, Joe Delaney dinyatakan meninggal dunia dengan mengenaskan setelah menyelamatkan tiga anak yang tenggelam di Critter's Creek, sebuah pusat hiburan di Louisiana pada 1983. Meskipun tidak mahir berenang, ia saat itu memaksakan untuk menyelamatkan anak-anak tersebut.
Alhasil, Joe Delaney justru kehabisan napas saat menyelam hingga dinyatakan wafat pada usia 24 tahun. Sementara itu, satu anak berhasil keluar dari air tanpa cedera. Dengan demikian, jasa Delaney dihormati melalui penghargaan yang diberikan kepada salah satu bek terbaik NFL itu.
4. Ray Chapman

Berikutnya, ada Ray Chapman, atlet olahraga bisbol kelahiran Kentucky, Amerika Serikat, 15 Januari 1891. Dia dinyatakan meninggal dunia pada 1920 di usia 29 tahun setelah terkena pukulan bola keras pada tulang kepalanya oleh Carl Mays dalam sebuah laga bisbol pada 16 Agustus 1920 di Liga Amerika.
Saat itu, Ray Chapman yang membela Cleveland Indians mengeluarkan darah dari telinga kirinya hingga pingsan. Chapman pun dibawa ke rumah sakit. Nahas, penanganan medis tak bisa menyalamatkan nyawanya hingga meninggal dunia setelah 12 jam.