Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Comeback Mengerikan Lindaweni Fanetri saat Melawan Ratu Tunggal Putri Dunia Tai Tzu Ying di BWF World Championships

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Rabu, 05 April 2023 |15:02 WIB
Kisah Comeback Mengerikan Lindaweni Fanetri saat Melawan Ratu Tunggal Putri Dunia Tai Tzu Ying di BWF World Championships
Lindaweni Fanetri saat melawan ratu tunggal putri dunia, Tai Tzu Ying di BWF World Championships (Foto: Badmintonindonesia.org)
A
A
A

KISAH comeback mengerikan Lindaweni Fanetri saat melawan ratu tunggal putri dunia, Tai Tzu Ying di BWF World Championships akan dibahas di sini. Lindaweni Fanetri merupakan mantan pebulu tangkis andalan Indonesia di sektor tunggal putri.

Fanetri hanya aktif bermain pada kurun waktu 2013 hingga 2015. Kendati demikian, Fanetri Cukup diingat oleh badminton lovers tanah air sebagai salah satu tunggal putri terbaik yang pernah Indonesia miliki.

Lindaweni Fanetri

Salah satu momen yang membuatnya sangat diingat adalah saat Fanetri melakukan comeback luar biasa menghadapi ratu bulutangkis dunia kala itu, Tai Tzu Ying di perempat final BWF World Championships 2015.

Pada pertandingan yang digelar di Istora Senayan itu, Tai Tzu Ying bermain cukup apik di gim pertama. Fanetri bahkan dibuat tertinggal cukup jauh hingga 10-6, namun Fanetri mampu bangkit hingga mengamankan interval gim pertama 11-10.

Pasca interval, Tai Tzu Ying mulai kembali bangkit dan mengambil alih tempo permainan. Beberapa serangan Tai Tzu Ying dengan teknik deceptionnya membuat Fanetri harus menyerah di gim pertama 21-14.

Memasuki gim kedua, Fanetri tampil lebih menekan. Smash-smash keras yang dilancarkan Fanetri membuatnya dapat unggul cukup jauh. Hingga pada jeda interval gim kedua, tunggal putri Indonesia yang pensiun pada 2016 itu kembali unggul 11-10.

Pasca interval, Tai Tzu Ying kembali bangkit. Permainan apiknya membuat Fanetri tak dapat mengimbangi. Hingga pada akhirnya, Tai Tzu Ying berbalik unggul hingga meraih match point di gim kedua, 20-14.

Berada di bawah tekanan besar karena lawannya telah mencapai match point, Lindaweni Fanetri berusaha untuk tetap bermain tenang. Beruntung, Fanetri dapat meraih poin demi poin hingga memaksa gim kedua terjadi deuce. Dan pada akhirnya, Fanetri meraih dua poin beruntun yang membuatnya mengamankan gim kedua 22-20.

Lindaweni Fanetri

Tidak ingin terseok-seok seperti dua gim sebelumnya, Fanetri langsung tancap gas di gim ketiga. Beberapa kali jump smash kerasnya berhasil menembus defense Tai Tzu Ying. Meski sempat berbalik ditekan, pada akhirnya Fanetri untuk kesekian kalinya mengamankan jeda interval 11-6.

Pasca interval, Fanetri yang unggul cukup jauh tampil dengan lebih percaya diri. Jump smash kerasnya kembali menjadi momok menakutkan untuk Tai Tzu Ying.

Meski ratu bulutangkis dunia itu sempat berusaha menekan, Fanetri yang unggul jauh sama sekali tidak terpengaruh. Hingga pada akhirnya, Fanetri berhasil memenangkan gim ketiga dengan cukup telak 21-12.

Berkat kemenangan itu, Fanetri berhasil melaju ke babak semifinal. Meski gagal meraih gelar juara, Fanetri tetap naik ke atas podium setelah dirinya berhasil mengamankan medali perunggu. Hingga saat ini, belum ada lagi tunggal putri yang mampu menyamai prestasi Lindaweni Fanetri itu.

(Dimas Khaidar)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement