Crutchlow melanjutkan, sejatinya ada ajang yang menyaring para pembalap berbakat di Inggris. Namun demikian, masalah seleksi yang terlalu panjang sebelum menuju MotoGP membuat talenta tersebut meredup.

“Jika Anda melihat British Talent Cup, Anda dapat melihat bahwa mereka bekerja dengan baik di sana. Ada banyak pebalap berbakat di sana, saya menyukai beberapa pebalap dari sana,” ujar Crutchlow.
“Para pembalap ada di sana, mereka cepat dan memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi sukses. Tapi masalahnya adalah membawa mereka ke MotoGP. Pada saat anak laki-laki mencapai usia tertentu, semuanya sudah terlambat. Lihatlah Marc (Marquez), di mana dia saat berusia 19 atau 20 tahun, itu sangat sulit,” pungkasnya.
(Reinaldy Darius)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.