“Pada saat kejuaraan ketika kontroversi pecah, Lorenzo lebih cepat dari saya. Saya mencoba menghangatkan lingkungan dan pada akhirnya kecepatan menang,” lanjutnya.

Prinsip itu terus Marquez pertahankan hingga saat ini. Apalagi dia belum lagi meraih juara sejak cedera horror pasca kecelakaan pada 2019 lalu.
Tiga tahun berlalu, posisi Marquez tergantikan dengan pembalap-pembalap muda seperti Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia. Marquez pun sedang gencar-gencarnya kembali merebut posisi terbaik di 2023 mendatang.
(Reinaldy Darius)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.