Share

Jorge Lorenzo Ungkap 2 Faktor Penting untuk Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP Lagi

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Rabu 07 Desember 2022 02:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 38 2721999 jorge-lorenzo-ungkap-2-faktor-penting-untuk-marc-marquez-jadi-juara-dunia-motogp-lagi-xchz6bzPij.jpg Marc Marquez masih bisa rebut gelar juara dunia MotoGP menurut Jorge Lorenzo (Foto: Twitter/HRC_MotoGP)

JORGE Lorenzo ungkap dua faktor penting untuk Marc Marquez jadi juara dunia MotoGP lagi. Menurut sang legenda, The Baby Alien โ€“ julukan Marc Marquez โ€“ akan sangat dipengaruhi oleh usia dan cedera yang dialami olehnya.

Marc Marquez telah menjadi nama besar di MotoGP semenjak kemunculannya pada 2013. Sejak saat itu, dia sukses menjadi juara dunia enam kali pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Marc Marquez

Namun demikian, performanya menurun selama beberapa musim terakhir. Itu sangat dipengaruhi oleh kecelakaan fatal di Jerez pada 2020 yang mematahkan tulang humerus tangan kanannya.

Namun, pada Juni 2022 lalu, rider berusia 29 tahun itu telah menjalani operasi keempat pada cederanya tersebut. Kondisinya pun perlahan-lahan terus membaik sejak dirinya comeback tiga bulan kemudian sehingga performanya juga ikut meningkat yang ditandai dengan pole position pertama dalam 1071 hari yang diraihnya di Motegi. Selain itu, dia juga naik podium kedua di Philip Island dan mampu bersaing lagi di barisan terdepan dalam beberapa balapan terakhir musim lalu.

Melihat penampilan Marquez yang terlihat mulai solid lagi di akhir musim MotoGP 2022, Lorenzo pun menyebut bisa saja mantan rivalnya itu juara kelas utama lagi tahun depan. Namun menurutnya, ada dua hal yang bakal menentukan itu bisa dicapai atau tidak, yakni faktor usia dan cedera yang menimpanya.

"Jika lengannya memungkinkan, ya, Marquez bisa juara tahun depan. Dua hal yang mungkin menghambatnya adalah usia dan cedera yang dialaminya,โ€ kata Lorenzo dilansir dari Speedweek, Selasa (6/12/2022).

Hal itu dikatakan Lorenzo karena berkaca dari apa yang dialaminya sendiri di MotoGP sebelum akhirnya pensiun pad 2019 silam. Juara MotoGP tiga kali itu mengatakan bahwa dirinya tak takut jatuh dan juga tak takut cedera ketika masih muda.

Namun, ketika usianya terus bertambah dan dia mengalami serangkaian cedera, nyalinya mulai berkurang dan itu sangat mempengaruhi performanya. Itulah yang menurutnya bisa saja terjadi pada Marquez sehingga perjuangannya untuk merengkuh titel MotoGP-nya yang ke-7 menjadi terhambat musim depan.

Follow Berita Okezone di Google News

โ€œKetika saya berumur 20 tahun, saya tidak takut jatuh, bahkan di trek semi-basah. Ini adalah kondisi paling berbahaya yang dapat ditemukan. Saya bisa memenangkan balapan dalam kondisi seperti ini, misalnya di Le Mans pada 2009, ketika saya start dalam kondisi campuran dengan ban licin dalam balapan flag-to-flag dan menang,โ€ jelas mantan rider berusia 35 tahun itu.

Marc Marquez

"Dalam beberapa tahun terakhir dan setelah begitu banyak cedera, saya tidak ingin jatuh, saya tidak ingin melukai diri sendiri dan itu berdampak besar pada penampilan saya. Itulah yang mungkin juga akan dirasakan Marc,โ€ imbuhnya.

โ€œDengan pembalap-pembalap muda yang mendorong tanpa rasa takut dan dengan banyak ambisi, perbedaan antara Marc dan yang lainnya semakin kecil. Tapi saya yakin jika Marc dalam kondisi 100 persen dan jika Honda membantunya, sedikit demi sedikit dia akan memenangkan balapan dan kejuaraan dunia lagi,โ€ pungkasnya.

Pada motoGP 2023, Marc Marquez bakal kembali menunggangi Repsol Honda. Namun, kini dia akan bekerja sama dengan Joan Mir setelah Pol Espargaro hengkang ke GasGas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini