Share

Terima Gelar MBE dari Raja Charles III, Emma Raducanu Ungkap Perasaannya

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Kamis 01 Desember 2022 02:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 40 2718203 terima-gelar-mbe-dari-raja-charles-iii-emma-raducanu-ungkap-perasaannya-psaWGSPK0V.JPG Petenis Inggris, Emma Raducanu (Foto: Reuters)

PETENIS Inggris, Emma Raducanu menerima gelar Member of British Empire (MBE) atau kehormatan bangsawan kerajaan Inggris dari Raja Charles III. Gelar tersebut diterimanya di Kastil Windsor pada Selasa (29/11/2022) waktu setempat.

Dilansir dari laman Hellomagazine, gelar tersebut didapatkan petenis 20 tahun itu lantaran kontribusi besarnya untuk tenis. Hal itu ditandai dengan menyabet gelar juara Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2021.

Emma Raducanu

Seperti diketahui ajang yang diikuti Raducanu itu berlangsung pada 30 Agustus - 12 September silam. Raducanu memastikan gelar juara saat mengalahkan petenis Kanada Leylah Fernandez di partai final dengan skor 6-4 dan 6-3.

Itu merupakan prestasi spesial bagi Raducanu karena meraih juara ajang terbesar tenis di umurnya yang masih 18 tahun saat itu. Lebih hebatnya lagi, dia mengakhiri penantian 44 tahun petenis Inggris memenangkan Grand Slam.

Dalam prosesi penerimaan penghargaan tersebut, Raducanu tampil cantik dengan balutan gaun ansambel Dior serba hitam. Gaun ini menggambarkan anak-anak muda di lingkungan kerajaan pada masa lalu.

Setelahnya, dia menyempatkan bercerita bagaimana reaksi keluarga mengetahui sang putri memenangkan gelar Grand Slam setelah baru tiga bulan debut di tur WTA. Dia mengatakan tak ada perlakuan yang spesial.

Follow Berita Okezone di Google News

“(Memenangkan AS Terbuka) sama sekali bukan masalah besar bagi keluarga saya, itu seperti Jumat atau Sabtu malam biasa,” tutur Raducanu dalam sebuah wawancara dengan Grazia dikutip laman givemesport.

Emma Raducanu

“Tidak ada perlakuan khusus sama sekali!” lanjutnya sambil tersenyum.

Patut disayangkan karena penampilan Raducanu menurun di 2022. Beban dan tekanan yang terlalu tinggi dikabarkan menjadi alasannya. Meski begitu, dia berusaha untuk memulai lagi musim WTA 2023 mendatang.

“Saya tidak pernah berhenti. Saya juga tidak pernah melakukan hal-hal remaja yang normal. Antara pelatihan dan perjalanan, (gaya hidup) membutuhkan waktu untuk membiasakan diri,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini