Share

Francesco Bagnaia Akui Heran Performa Fabio Quartararo Jeblok di Paruh Kedua MotoGP 2022

Fitradian Dimas Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 25 November 2022 07:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 38 2714462 francesco-bagnaia-akui-heran-performa-fabio-quartararo-jeblok-di-paruh-kedua-motogp-2022-bycxFbJVun.jpg Performa Fabio Quartararo bikin heran Francesco Bagnaia (Foto: Twitter/FabioQ20)

FRANCESCO Bagnaia akui heran performa Fabio Quartararo jeblok di paruh kedua MotoGP 2022. Sang pembalap Ducati Lenovo diuntungkan dengan hal itu.

Pecco – sapaan Francesco Bagnaia – keluar sebagai juara MotoGP 2022 dengan mencatatkan kemenangan terbanyak. Pembalap asal Italia itu sukses memenangkan tujuh balapan dengan lima di antaranya dicatatkan pada paruh kedua musim.

Francesco Bagnaia

Menariknya, selama fase kedua tersebut, Quartararo justru kesulitan merebut kemenangan. Padahal, Quartararo dapat merengkuh tiga kemenangan pada paruh pertama.

Alhasil, Bagnaia yang sempat tertinggal 91 poin di pertengahan musim pun sanggup mengejar. Hingga akhirnya pembalap berusia 25 tahun itu mengakhiri klasemen dengan keunggulan 17 poin dari El Diablo – julukan Fabio Quartararo.

Menurut Bagnaia, Quartararo kemungkinan mencoba untuk bermain aman. Dia tak mengambil risiko, dan balapan sebaik mungkin, tanpa kehilangan banyak poin.

“Kemungkinan Fabio terlalu bertahan pada fase tersebut. Saya tidak tahu, apakah dia merasa tertekan, tetapi sesuatu jelas terjadi. Karena pada paruh pertama musim, dia lebih konsisten,” kata Bagnaia dikutip GPOne, Jumat (25/11/2022).

Bagnaia pun tak menyangkal jika diuntungkan dengan kondisi tersebut. namun, dia juga heran mengapa rivalnya mendadak tak konsisten. Padahal, sebelumnya Quartararo begitu stabil.

Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo

“Sementara di paruh kedua musim, dia terlihat mulai kesulitan. Sementara saya dalam situasi yang lebih baik. Hal itu jelas membuat keadaan lebih mudah. Karena di Valencia, dia wajib menang, sedangkan saya cukup menempati posisi ke-15,” ujarnya.

“Ketika melintasi garis finis, saya melihat papan di pit yang menyatakan jika saya adalah juara dunia MotoGP 2022. Pada saat itu, saya tak menyadari apa yang telah kami capai,” tutur Bagnaia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini