Share

Bukan Casey Stoner, Gaya Balapan Francesco Bagnaia Justru Mirip Jorge Lorenzo

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 21 November 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 38 2711578 bukan-casey-stoner-gaya-balapan-francesco-bagnaia-justru-mirip-jorge-lorenzo-Ohf1h8JuCt.JPG Pembalap Tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia. (Foto: Reuters)

BOLOGNA Francesco Bagnaia ternyata dianggap tak memiliki kemiripan dengan gaya balapan Casey Stoner, sesama pembalap Ducati yang sukses menaklukkan Desmosedici. Menurut Manajer Bagnaia, Cristian Gabarrini, kliennya tersebut justru lebih mirip dengan gaya balapan Jorge Lorenzo.

Gabarrini telah menjadi manajer bagi dua juara MotoGP, yakni Lorenzo dan Stoner. Lalu, pada musim 2022 ini, dia kembali mengantarkan Ducati menjadi yang terbaik di kelas utama lewat Pecco –sapaan Bagnaia- setelah 15 tahun lalu sang bintang asal Australia mempersembarkan titel pertama bagi tim pabrikan Borgo Panigale.

Pengalamannya memegang tiga jagoan MotoGP itu jelas membuatnya sangat mengenal karakteristik dan sifat mereka. Dia pun menilai, ada perbedaan dan kesamaan dari ketiga pembalapnya itu.

Casey Stoner bersama Bagnaia dan Miller

Menurut Gabarrini, Pecco dan Stoner sama-sama punya talenta yang hebat dalam menunggangi kuda besi. Namun, dari sisi karakteristik, mereka berdua sangat berbeda karena sang juara MotoGP 2022 lebih tenang ketimbang seniornya, yang lebih emosional.

“Satu-satunya persamaan mereka (Pecco dan Stoner) adalah bahwa mereka berdua memiliki talenta yang hebat. Mereka adalah dua pembalap yang sangat kuat,” kata Gabarrini dilansir dari Motosan, Senin (21/11/2022).

“Tapi Casey sangat sering terbawa nafsu dan membalap dengan nalurinya. Kadang-kadang, dia juga bereaksi lebih keras, Pecco lebih tenang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gabarrini menjelaskan bahwa Pecco berkembang menjadi juara seperti Stoner dengan perlahan-lahan mendewasakan dirinya dalam mengambil keputusan. Menurutnya, pembalap berusia 25 tahun itu sangat bijaksana dan tidak pernah marah sekalipun sedang mengalami masalah.

Follow Berita Okezone di Google News

“Dia (Pecco) sampai pada hasil yang sama dengan Stoner dengan bertumbuh menjadi dewasa sedikit demi sedikit untuk apa yang harus dia lakukan. Dia tidak pernah marah,” jelas sang manajer.

“Jika ya, Anda bahkan tidak menyadarinya. Dia adalah orang yang sangat bijaksana dan sangat cerdas. Tidak ada yang dia lakukan secara kebetulan, dia tumbuh untuk juara,” imbuhnya.

Jorge Lorenzo

Gabarrini pun melihat Pecco malah lebih punya kemiripan dengan Jorge Lorenzo dari segi pendekatan balapan mereka. Saking miripnya, bahkan mereka terlihat seperti dari nenek moyang yang sama.

“Pecco sangat mirip dengan Jorge. Mereka sering mengeluh tentang hal yang sama tentang motor mereka dan mereka sangat bagus dalam situasi dan fase tertentu, mereka sangat mirip. Mereka hampir tampak seperti saudara satu keturunan dalam hal gaya berkendara dan pendekatan balapan akhir pekan,” ujar Gabarrini.

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini