Share

Meski Gagal Juarai MotoGP 2022, Fabio Quartararo Bakal Dapatkan Bayaran Fantastis di Musim Depan

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 21 November 2022 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 38 2711484 meski-gagal-juarai-motogp-2022-fabio-quartararo-bakal-dapatkan-bayaran-fantastis-di-musim-depan-6YWnEaMUaP.jpg Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. (Foto: MotoGP)

LESMO – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo dikabarkan akan mendapatkan gaji sebesar 10 juta euro atau sekira Rp161 miliar per tahun dari Yamaha. Tim pabrikan asal Jepang itu memberikan bayaran yang fantastis meskipun Quartararo telah gagal menjuarai MotoGP 2022.

Seperti diketahui, El Diablo –julukan Quartararo- baru memperpanjang kontraknya dengan Monster Energy Yamaha. Dia diikat dua tahun lagi sampai 2024 mendatang.

Padahal, juara MotoGP 2021 itu mendapat tawaran dari sejumlah tim lain. Akan tetapi, dia akhirnya memutuskan untuk menetap di Yamaha, yang diduga membayarnya dengan gaji yang tinggi.

Menurut laporan Speedweek, Senin (21/11/2022), para pengamat MotoGP memperkirakan gaji tahunan Quartararo bisa mencapai 10 juta Euro tahun depan. Sebab, rekan setimnya tahun lalu, Vinales, yang sama sekali belum memberi gelar untuk Yamaha dikontrak dengan gaji 6,5 juta Euro per tahun (Rp105miliar), yang bisa dibilang di atas rata-rata gaji pembalap MotoGP lainnya.

Fabio Quartararo

Anggota Dewan KTM, Hubert Trunkenpolz, pun menyatakan bahwa dirinya juga mendengar kabar bahwa pembalap berusia 23 tahun itu digaji dengan jumlah 10 juta Euro tahun depan dari sumber yang dipercaya. Walaupun pada awalnya dia cukup terkejut karena menilai tak ada tim yang berani membayar tinggi di tengah krisis ekonomi yang ada saat ini.

"Saya juga mendengar jumlah 10 juta ini dan dari sumber yang dapat dipercaya,” kata Trunkenpolz dilansir dari Speedweek, Senin (21/11/2022).

“Tetapi pada awalnya saya tidak dapat membayangkan bahwa, mengingat situasi ekonomi saat ini, sebuah pabrikan masih dapat membayar biaya tersebut. Saya pikir tidak ada seorang pun di paddock ini yang mendapat lebih dari 5 atau 6 juta Euro (Rp96-113 miliar)” tambahnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kendati demikian, Trunkenpolz pada akhirnya meniai bahwa itu merupakan strategi cerdas dari Yamaha yang tak mau kehilangan pembalap yang telah mempersembahkan gelar juara MotoGP pertama bagi mereka sejak Jorge Lorenzo melakukannya pada 2015 lalu. Selain itu, menurutnya Quartararo juga merupakan pembalap terbaik saat ini sehingga pantas mendapat bayaran setinggi itu.

“Strategi cerdas ini sangat masuk akal bagi Yamaha, karena dengan dia mereka menang di MotoGP. Saya pikir Fabio Quartararo adalah pembalap terbaik saat ini,” jelasnya.

Fabio Quartararo

“Tidak ada yang perlu didebatkan. Dia pembalap yang luar biasa,” imbuh Trunkenpolz

Sebagai informasi, saat ini kabarnya jagoan Repsol Honda, Marc Marquez, diperkirakan menjadi pembalap dengan bayaran tertinggi di paddock MotoGP. Juara MotoGP enam kali itu diprediksi oleh para ahli dibayar sebesar 15 hingga 20 juta Euro (Rp242-323) per tahun oleh tim berlogo sayap itu sampai kontraknya habis pada 2024 mendatang.

Nonton semua seri balapan MotoGP 2022 kapan saja dan di mana saja live di Vision+, cek di sini. Download Vision+ sekarang di Google Play Store atau App Store.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini