Share

3 Kisah Sedih Valentino Rossi di MotoGP Valencia, Nomor 1 Sampai Minta Belas Kasihan!

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 04 November 2022 17:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 38 2701106 3-kisah-sedih-valentino-rossi-di-motogp-valencia-nomor-1-sampai-minta-belas-kasihan-kznh75sHMT.jpg Berikut 3 kisah sedih Valentino Rossi di MotoGP Valencia. (Foto: MotoGP.com)

SETIDAKNYA ada 3 kisah sedih yang dialami Valentino Rossi selama mentas di MotoGP Valencia. Benar, Valentino Rossi pernah menang di Sirkuit Ricardo Tormo pada 2003 dan 2004.

The Doctor –julukan Valentino Rossi– juga beberapa kali finis podium. Terakhir kali Valentino Rossi finis podium di Valencia pada 2014, tepatnya mengakhiri balapan di posisi tiga.

Namun, di balik kisah manis di atas, ada kisah sedih yang dialami Valentino Rossi di MotoGP Valencia. Lantas, apa saja kisah sedih yang dimaksud?

Berikut 3 kisah sedih Valentino Rossi di MotoGP Valencia:

3. Jatuh dan Gagal Juara MotoGP 2006

Valentino Rossi

Valentino Rossi berpeluang besar menjadi kampiun MotoGP 2006. Sebab, sebelum mementaskan race terakhir di Valencia, The Doctor berada di puncak klasemen MotoGP 2006 dengan 244 poin, unggul delapan angka dari Nicky Hayden di posisi dua.

The Doctor semakin di atas angin karena memulai balapan dari pole position. Sementara itu, The Kentucky Kid –julukan Nicky Hayden– start dari posisi lima. Sayangnya, The Doctor melakoni start buruk sehingga dilewati pembalap lain termasuk Nicky Hayden pada awal balapan.

Di saat berupaya mengejar Nicky Hayden, Valentino Rossi justru terjatuh di lap kelima! Valentino Rossi memang sanggup melanjutkan balapan, namun akhirnya hanya finis di posisi 13. Sementara itu, Nicky Hayden sanggup menjadi kampiun MotoGP 2006 setelah finis di posisi tiga MotoGP Valencia.

Di akhir musim, Nicky Hayden mengoleksi 252 poin, unggul lima angka dari Valentino Rossi di posisi dua. Valentino Rossi pun gagal meraih trofi keenam beruntun di ajang MotoGP.

Follow Berita Okezone di Google News

2. Start Paling Belakang

Valentino Rossi

Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat insiden memalukan saat mentas di seri ke-17 MotoGP 2015 yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia. Saat itu, Valentino Rossi yang terganggu dengan gaya agresif Marc Marquez menendang setang motor sang pesaing hingga terjatuh.

Akibatnya, Valentino Rossi dihukum start dari urutan paling belakang saat tampil di seri pamungkas MotoGP Valencia yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo. Sebelum balapan dimulai, Valentino Rossi duduk di puncak klasemen MotoGP 2015 dengan 312 angka, unggul lima poin dari Jorge Lorenzo di tempat kedua.

Karena hanya start dari urutan paling belakang, Valentino Rossi hanya finis di posisi empat dan gagal menjadi kampiun MotoGP 2015. Sementara itu, Jorge Lorenzo yang start dari posisi terdepan keluar sebagai pemenang MotoGP Valencia. Alhasil, Jorge Lorenzo keluar sebagai juara MotoGP 2015 dengan keunggulan lima poin dari Valentino Rossi.

1. Minta Podium Ke-200 di MotoGP

Valentino Rossi

Valentino Rossi melakoni balapan terakhirnya di MotoGP, tepatnya di MotoGP Valencia 2021. Saat itu, Valentino Rossi berhasrat mengakhiri kariernya dengan finis podium, alias bisa menggenapi jumlah podiumnya menjadi 200.

Namun, ia sadar tak lagi memiliki kemampuan untuk finis podium. Alhasil, ia meminta para pembalap yang tampil di Valencia untuk membantunya finis di posisi tiga teratas.

“Sayangnya, itu (mengalah) tidak mungkin menurut saya. Namun, jika mereka (para pembalap) memberi saya podium, saya sangat senang karena itu merupakan podium ke-200 saya di MotoGP, sangat penting,” kata Valentino Rossi sambil tersenyum, mengutip dari Crash, Sabtu 13 November 2021.

“Saya bisa mentraktir mereka atau mungkin kita bisa membuat pesta bersama di podium. Saya yang akan membayar semuanya. Namun, saya pikir itu takkan terjadi,” lanjut Valentino Rossi.

Benar saja, Valentino Rossi hanya finis ke-10 di MotoGP Valencia 2021. Alhasil, Valentino Rossi menutup karier di MotoGP dengan koleksi 199 podium.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini