DIDIRIKAN oleh Martin Anugrah dan Andry Ganda pada tahun 2008, CameoProject adalah konten kreator YouTube yang terkemuka di industri, berfokus pada produksi konten video multi-genre, seperti komedi, kids, dan musik.
Channel CameoProject di YouTube telah menghasilkan lebih dari 1,14 juta subscribers dengan lebih dari 177 juta views. Salah satu segmen paling berkesan di channel ini yaitu ‘Cerita Tentang’, dimana seorang narasumber menceritakan kisah hidupnya yang penuh inspirasi.

Pada video dalam segmen ‘Cerita Tentang’ yang diunggah tanggal 30 September 2022, seorang atlet renang indah bernama Gabrielle Permata Sari yang membagikan pengalamannya ditinggal oleh kedua orang tuanya dalam waktu yang berdekatan.
Gabrielle atau yang biasa dipanggil Abil ini mengatakan bahwa karirnya sebagai atlet renang indah tidak lepas dari dukungan kedua orang tuanya, terutama sang ayah yang selalu menemaninya untuk latihan ataupun saat Abil mengikuti sebuah kejuaraan.
Sebagai atlet renang indah, Abil bersama timnya telah berhasil membawa pulang emas dan perunggu pada kompetisi olahraga PON 2021 di Papua, 4 emas dan 2 perak pada Kejuaraan Nasional Festival Akuatik Indonesia, dan lainnya.
Kesedihannya dimulai saat Abil mengetahui bahwa sang ibu telah berpulang ke haribaan yang maha kuasa. Saat itu, Abil yang harus berangkat ke Hongkong untuk melakukan perlombaan memutuskan untuk tetap berangkat ke Hongkong karena khawatir timnya akan kesulitan apabila dirinya tidak ikut serta. Beruntung, mereka kemudian berhasil mendapatkan 2 perak dan 1 perunggu.
“Sampai Hongkong aku masih nangis soalnya tuh aku ngeliat temen-temen yang lainnya kayak semuanya pada pelukan sama orang tuanya, sedangkan aku sendiri gitu, aku cuma bisa meluk pelatih aku doang,” tutur Abil sambil berkaca-kaca.
Kesedihan ternyata masih belum berakhir untuk Abil. Saat masa virus corona sedang tinggi, sang ayah juga berpulang karena terjangkit virus tersebut pada h-3 bulan pertandingannya di PON 2021 Papua. Kejadian tersebut semakin membuatnya terpukul, Abil merasa bahwa ia tidak memiliki siapa-siapa lagi yang akan selalu mendukungnya.