Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Jenis Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan bagi Penyandang Disabilitas

Putra Tangguh Salsabil , Jurnalis-Rabu, 05 Oktober 2022 |17:31 WIB
5 Jenis Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan bagi Penyandang Disabilitas
Berikut 5 jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan bagi penyandang disabilitas (Foto: Lace up and Run)
A
A
A

SEBANYAK 5 jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan bagi penyandang disabilitas akan dibahas dalam artikel ini. Sebelum membahas lebih lanjut, mari ulas sedikit tentang penyandang disabilitas.

Disabilitas adalah ketidakmampuan seseorang dalam melakukan aktivitas tertentu. Meskipun memiliki kekekurangan, bukan berarti mereka tidak dapat melakukan hal aktivitas olahraga tertentu.

Seorang disabilitas tetap dapat melakukan gerakan olahraga sesuai dengan tingkat penyakitnya. Mengenai olahraga yang dapat dilakukan bagi penyandang disabilitas ini termasuk cukup ringan, namun tetap berdampak pada kebugaran badan. Lantas, apa saja jenis olahraga yang bisa dilakukan bagi penyandang Disabilitas?

Berikut 5 jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan bagi penyandang disabilitas

5. Isometric Biceps Hold with Towel

Isometric Biceps Hold with Towel

(Foto: Home Gym)

Siapa sangka handuk bisa dijadikan alat olahraga sederhana. Caranya dengan menginjak ujung handuk dengan kaki kanan dan pegang ujung lainnya dengan tangan. Kemudian, rentangkan handuk tersebut, agar badan bisa bergerak.

Gerakan satu ini bakal berdampak baik untuk menegangkan otot lengan dan dapat memberikan kontraksi kepada otot lengan. Silahkan coba gerakan ini pada posisi 90 derajat selama 30 detik secara bergantian.

4. Dumbbell Wrist Curls

Dumbbell Wrist Curls

Dumbbell merupakan salah satu alat olahraga yang dapat dipakai oleh penyandang disabilitas. Caranya denagn melakukan gerakan sederhana untuk menguatkan bagian lengan. Dengan posisi duduk, gerakan dumbbell ke arah tubuh dengan menggunakan dorongan dari pergelangan tangan. Lakukan berulang dan bergantian dengan tangan lainnya.

3. Mengayuh Mini Cycle

Olahraga ini dapat dilakukan oleh penyandang disabilitas fisik sebagian atau pasca stroke. Sebab, mini cycle dapat melatih bagian tubuh tertentu, seperti tangan atau kaki yang mengayuh.

Gerakan ini juga dapat dilakukan secara berulang. Olahraga ini merupakan olahraga statis yang menggunakan pedal pada sepeda.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement