Share

Surabaya Jadi Lokasi Final SEA Woman Basketball League 2022, Perbasi Ungkap Alasannya

Rio Eristiawan, Jurnalis · Rabu 28 September 2022 22:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 36 2677012 surabaya-jadi-lokasi-final-sea-woman-basketball-league-2022-perbasi-ungkap-alasannya-2BstP1Zyxp.jpg Timnas Basket Putri Indonesia akan beraksi di Women Basketball League 2022. (Foto: Instagram/perbasi)

JAKARTA - Surabaya dipastikan akan menggelar final SEA Woman Basketball League 2022. Penunjukkan Surabaya itu bukan tanpa alasan, sebab menurut pernyataan Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi, terdapat tiga faktor yang membuat Surabaya layak jadi lokasi final turnamen tersebut.

PP PERBASI secara resmi mengumumkan para pebasket putri di Asia Tenggara akan mendapatkan kesempatan bermain di level tertinggi. SEA Women Basketball League akan menjadi ajang bagi para pebasket putri menunjukan skil bermain.

SEA Women Basketball League bakal digelar pada Oktober 2022 mendatang. Ajang ini bakal digelar dalam tiga seri di tiga negara.

Seri pertama bakal berlangsung di Korat, Thailand pada 11-12 Oktober. Kemudian seri kedua berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia pada 20-22 Oktober.

Timnas Basket Putri Indonesia

Sementara partai final bakal berlangsung di Indonesia. PERBASI pun menujukan Surabaya sebagai tuan rumah dan akan di gelar di GOR CLS Kertajaya pada 25-30 Oktober 2022.

Nirmala pun sudah melakukan pembicaraan dengan pemerintah kota Surabaya mengenai final SEA Women Basketball League dan mendapatkan respon baik. Ia menjelaskan Kota Pahlawan -julukan Surabaya- memiliki pemerintah kota yang sangat support dengan perkembangan basket.

"Final dari SEA Women Basketball League akan digelar di Surabaya, kemarin kita sudah berbicara dengan walikota Surabaya dan mereka merespon positif karena pemerintahnya suka basket. Kenapa kami memilih Surabaya, karena satu pemerintahnya sangat support sekali," kata Nirmala kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia di Kantor PP PERBASI, Selasa (27/9/2022).

Perempuan berusia 44 tahun itu pun menjelaskan alasan kedua Surabaya layak menjadi tuan rumah babak final karena, animo basket di Surabaya sangat tinggi. Selain itu, Timnas Basket Putri Indonesia menjalani pemusatan latihan di Surabaya, sehingga akan mudah untuk beradaptasi.

"Kedua Suarabaya memiliki animonya cukup tinggi, kalau kita memilih tuan rumah yang animonya tidak terlalu tinggi akan sayang sekali. Ketiga tim putri kita sudah melakukan TC di Surabaya, jadi masuk ke final mereka sudah terbiasa dengan lapangan dan cuaca sehingga penting memilih Surabaya untuk menjadi tempat final," ucapanya.

Nirmala pun tidak menutup kemungkinan untuk kota-kota lain di Indonesia menjadi tuan rumah di ajang berikutnya, tetapi akan melihat terlebih dahulu antusia masyarakatnya mengenai basket. Ia pun menjelaskan kenapa Jakarta tidak dipilih sebagai tuan rumah, karena sudah sibuk dengan FIBA World Cup dan FIBA Asia.

"Tapi kemungkinan di event-event lainya bisa kota-kota lain, tapi kita lihat bagaimana potensinya memiliki hal yang sama seperti Surabaya atau tidak. Kalau Jakarta sudah sibuk dengan persiapan FIBA World Cup dan sukses menggelar FIBA Asia," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini